Drama Adu Pinalti, Antar Persepam Juara Liga 4 Kapal Api Piala Gubernur Jatim

Drama Adu Pinalti, Antar Persepam Juara Liga 4 Kapal Api Piala Gubernur Jatim

PAMEKASAN, WartaTransparansi.com – Drama adu pinalti mengakhiri final Kompetisi Liga 4 Kapal Api Piala Gubernur Jawa Timur 2025/2026, setelah algojo tuan rumah Persepam Pamekasan berhasil menjebloskan 5 gol ke gawang Pasuruan United dan menutup pertandingan 6-4.

Hasil ini mengantar Persepam dengan didukungan hampir 6 ribu penonton juara Liga 4 Kapal Api Piala Gubernur Jawa Timur 2025/2026.

Persepam lebih dulu unggul melalui Slamet Wahyudi pada menit 34, memanfaat bola skrimit di depan gawang, dan hingga babak pertama berakhir Pasuruan United tertinggal 0-1.

Bertanding di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan Pamekasan, babak kedua kedua tim silih berganti melakukan serangan. Pada menit 54, kapten tim Ricko Hardiansyah sukses melakukan tendangan bebas tepat di pojok kanan penjaga gawang Persepam, Fahri Maulidi Rochman. Skor 1-1 bertahan sampai petandingan berakhir.

Berlangsung Minggu (15/2/2026) pertandingan yang dipimpin wasit Asenda Widha Adhyatama dilanjutkan adu tendangan pinalti. Ricko yang menjadi eksekutor pertama Pasuruan United tendangannya berhasil ditepis penjaga gawang Fahri MR, bahkan Fahri MR sebagai penendang keempat Persepam Pamekasan berhasil melakukan tendangan sangat berkelas dengan tendangan melengkung. Hingga pertandingan dinyatakan berakhir 6-4 (1-1 / 5-3) untuk Persepam.

Ketua Plt PSSI Jawa Timur, Khairul Anwar kepada wartawan menyatakan terima kasih kepada 69 klub yang sudah memeriahkan kompetisi sejak putaran pertama.

“Final malam ini antara Persepam lawan Pasuruan United, menutup Liga 4 di Jatim, sangat baik dan menggembirakan, karena perangkat pertandingan memimpin dengan baik dan fair play, penonton wajar wajar saja. Dan adu pinalti juga sama sama sportif karena setelah pertandingan antarpemain berangkulan,” katanya, Senin (16/2/2026).

Menurut dia, model kompetisi Liga 4 di JawaTimur untuk pembinaan dan pengawasan, sekaligus melakukan kontrol setiap pertandingan, sistem home tournament lebih baik. “Apalagi saya sudah mengingatkan agar tuan rumah berlaku sportif dapat dilaksanakan dengan baik,” tuturnya.

Pelatih Persepam Winedy Purwito dengan kata berbinar binar mengaku sangat puas, anak asuhnya berhasil meraih juara Liga 4 Jawa Timur, “Mudah mudahan persiapan ke putaran nasional persiapan tim lebih baik,” katanya, Minggu (15/2/2026) usia pertandingan.

Sedangkan pelatih Pasuruan United Bio Paulin Pierre mengatakan kekalahan adu pinalti karena faktor lucky saja, “Kamis bertekad berprestasi di putaran nasional dan berhasil menembus Liga 3, langsung meminta seluruh pemain memberi kode dengan tiga jari.

Bupati Pamekasan Dr Drs. K.H. Kholilurrahman Wafi, S.H., M.Si, yang menyaksikan pertandingan final berdampingan dengan Ketua Plt PSSI Jatim menyatakan puas dengan permainan, hasil pertandingan, dan dukungan penonton, “Saya berharap Pamekasan diberi kepercayaan tuan rumah kembali pada putaran nasional,” katanya.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Jawa Timur, Dr. M. Hadi Wawan Guntoro, S.STP., M.Si. kepada media mengatakan sangat senang dengan pertandingan final yang berjalan sportif dan fair play. Mewakili Gubernur Jawa Timur, Wawan dengan Kabid Prestasi Wahab, memberikan apresiasi kepada Juara Rp 55 juta, Runner up Rp 30 juta, pemenang ketiga Rp 20 juta, pemenang keempat Rp 15 juta, dan top skorer Rp 10 juta.

Pada putaran nasional menurut Khairul Anwar, PSSI Jawa Timur berpeluang memperoleh jatah ke putaran nasional 8, dengan jumlah peserta terbanyak 69 klub, didukung sponsor, dan kompetisi berjalan baik. “Sambil menunggu putaran provinsi lainnya, sampai saat saya tanyakan ke bidang kompetisi ada peluang mendapat wakil 8 klub ke final,” tandas Khairul. (*)

Penulis: Djoko Tetuko