Kediri  

Program Makan Bergizi Gratis Dinilai Dorong Ekonomi Riil dan UMKM, Bukan Sekadar Beban APBN

Program Makan Bergizi Gratis Dinilai Dorong Ekonomi Riil dan UMKM, Bukan Sekadar Beban APBN
Advokat BB Law Firm Moch. Mahbuba memberikan pandangan terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai mampu menggerakkan ekonomi riil dan pelaku UMKM. (Foto: istimewa).

KEDIRI WartaTransparansi.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang kerap dikritik sebagai pemborosan anggaran negara dinilai justru menggerakkan ekonomi riil dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Program ini disebut menciptakan kepastian pasar bagi petani, peternak, dan pelaku usaha pangan di daerah, sekaligus membuka lapangan kerja baru di sektor riil.

Advokat BB Law Firm, Moch. Mahbuba, menilai Program MBG justru menunjukkan dampak nyata terhadap pergerakan ekonomi sektor riil. Menurut dia, peningkatan permintaan terlihat jelas di sektor perikanan, peternakan ayam pedaging, peternakan telur, hingga pelaku usaha kecil di daerah.

“Jika dicermati lebih jujur, MBG justru telah menggerakkan arus ekonomi secara nyata,” kata Mahbuba dalam keterangan tertulisnya, Rabu 28 Januari 2026.

Ia menyebut sektor ikan lele dan nila, peternak ayam, hingga pedagang bahan pangan merasakan kepastian pasar yang sebelumnya tidak stabil.

Mahbuba menilai kehadiran MBG membuat harga komoditas lebih terkendali karena adanya permintaan yang berkelanjutan. Dampak tersebut, kata dia, tidak berhenti pada angka statistik, tetapi dirasakan langsung oleh petani, peternak, pedagang, hingga pelaku UMKM.

Lebih jauh, Mahbuba menegaskan Program MBG tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan makanan, tetapi juga membentuk rantai ekonomi panjang. Rantai tersebut melibatkan produsen pakan, peternak, pengepul, dapur produksi, hingga tenaga distribusi.

“Lapangan kerja tercipta, usaha baru bermunculan, dan pelaku usaha kecil memiliki kesempatan untuk naik kelas,” ujarnya.

Penulis: Moch Abi Madyan