Pelatih Jepang Akan Didatangkan ke Surabaya
Terkait skema kerja sama, KONI Jawa Timur lebih memprioritaskan opsi mendatangkan pelatih dari Jepang ke Surabaya. Menurut Nabil, pola ini dinilai lebih efektif karena dapat melatih lebih banyak atlet sekaligus.
“Yang paling efisien adalah mendatangkan pelatihnya ke sini. Dengan begitu, pelatih Jepang bisa melatih banyak atlet sekaligus dan memberikan transfer ilmu kepada pelatih lokal di Jawa Timur,” jelas Nabil.
Selain itu, Jepang juga berencana memperkenalkan olahraga kendo secara lebih luas di Jawa Timur. Pemerintah Jepang menilai provinsi ini memiliki potensi besar sebagai lumbung atlet nasional.
Target Kerja Sama Dimulai 2026
KONI Jatim dan Konsulat Jepang sepakat segera menyusun draf kesepakatan bersama atau Memorandum of Understanding (MoU) agar kerja sama dapat segera direalisasikan.
Nabil menargetkan implementasi kerja sama ini sudah dapat berjalan pada tahun anggaran 2026
“Targetnya tahun ini sudah mulai berjalan. Kami akan terus berkomunikasi dengan pihak Konjen Jepang untuk mematangkan detail bantuan peralatan serta jadwal kedatangan pelatih,” pungkasnya.
Dengan rencana kerja sama internasional ini, KONI Jawa Timur optimistis mampu memperkuat posisinya sebagai barometer olahraga nasional sekaligus membuka jalan bagi atlet Jatim untuk menembus panggung olahraga dunia.
(zal/min)





