Kediri  

Gali Harta Karun Lokal, Mahasiswa KKN-T 36 UNP Kediri Susun Peta Potensi Kelurahan Bangsal

Gali Harta Karun Lokal, Mahasiswa KKN-T 36 UNP Kediri Susun Peta Potensi Kelurahan Bangsal
Mahasiswa KKN-T 36 Universitas Nusantara PGRI Kediri bersama perangkat kelurahan dan Babinsa saat peresmian Peta Potensi Kelurahan Bangsal di Kecamatan Pesantren, Kota Kediri.(Foto: istimewa).

KEDIRI WartaTransparansi.com – Kelurahan Bangsal di Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, kini memiliki dokumen strategis baru untuk memetakan masa depan wilayahnya. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Kelompok 36 Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri menginisiasi pembuatan Peta Potensi Wilayah perdana untuk menginventarisasi aset ekonomi, budaya, hingga sejarah di kelurahan tersebut.

Langkah ini diambil sebagai upaya sistematis dalam mendokumentasikan kekuatan lokal yang selama ini tersebar namun belum terdata secara terpadu. Melalui observasi lapangan dan wawancara mendalam, para mahasiswa berhasil merangkum profil UMKM unggulan, situs bersejarah, hingga fasilitas publik dalam satu pemetaan visual yang komprehensif.

Wakil Ketua KKN-T 36 UNP Kediri, Dea Pramesti, menjelaskan bahwa proyek ini merupakan pijakan awal untuk mengenali wajah asli Kelurahan Bangsal. Mahasiswa prodi Akuntansi ini menegaskan pentingnya pendataan tersebut bagi pembangunan wilayah.

“Mahasiswa KKN-T Kelompok 36 UNP Kediri melaksanakan pembuatan perdana Peta Potensi Wilayah di Kelurahan Bangsal. Peta ini disusun sebagai langkah awal untuk mendokumentasikan dan memetakan seluruh potensi yang dimiliki kelurahan secara sistematis dan terstruktur,” ujarnya, Sabtu 14 Februari 2026.

Kekuatan Ekonomi Kreatif dan Agribisnis

Dalam penelusuran tim KKN-T 36, sektor UMKM menjadi tulang punggung ekonomi di Bangsal. Beberapa potensi yang mencolok di antaranya adalah kerajinan eco print yang memanfaatkan pewarna alami, kerajinan rajut, hingga produksi kecambah yang memasok kebutuhan pasar lokal. Tak hanya itu, sektor peternakan juga menunjukkan taji melalui produksi susu kambing Etawa yang memiliki nilai jual tinggi.

Benteng Budaya dan Sejarah

Selain ekonomi, Kelurahan Bangsal dikenal sebagai kantong pelestarian budaya Jawa yang kuat. Peta potensi ini mencatat eksistensi para pengrajin pecut, barongan, reog, hingga pembuat baju Jaranan. Kehadiran kelompok seni Reog dan Jaranan yang aktif menjadi bukti bahwa identitas sosial masyarakat tetap terjaga di tengah modernisasi.

Dari sisi historis, para mahasiswa turut menyertakan Makam Eyang Sutejo Sari Kusumo, sosok yang diyakini sebagai pendiri Kelurahan Bangsal. Aset sosial lain seperti Perpustakaan Gerbang Nirwana Kediri dan Balai RW 05 juga masuk dalam radar inventarisasi sebagai pusat literasi dan musyawarah warga.

Apresiasi Pemerintah Kelurahan

Inisiatif ini disambut hangat oleh Kepala Kelurahan Bangsal, Kecamatan Pesantren Kota Kediri, Bayu Puji Atmajaya, menilai dokumen ini sangat krusial bagi pihaknya dalam menentukan arah kebijakan pembangunan yang berbasis pada data riil di lapangan.

Penulis: Moch Abi Madyan