Hari Pers Nasional tanpa Presiden

Hari Pers Nasional tanpa Presiden
Djoko Tetuko

Ketika Hari Pers Nasional tanpa Presiden sepertinya pemerintah sengaja membiarkan pers “mati suri” dan melanggengkan informasi tanpa arah  semakin mengarahkan dalam kesesatan.

Ketika Hari Pers Nasional tanpa Presiden sepertinya niat pers menjadi bagian bela negara, ditolak dengan cara dan bahasa penguasa, dibiarkan agar para penjajah modern menari nari di atas batu nisan media massa.

Ketika Hari Pers Nasional tanpa Presiden sepertinya, pers sudah tidak lagi menjadi pilar keempat demokrasi. Sudah dibiarkan kalah dengan media massa bukan pers.

Ketika Hari Pers Nasional tanpa Presiden sepertinya, insan pers semakin tenggelam dalam persimpangan jalan yang semakin membingungkan.

Ketika Hari Pers Nasional tanpa Presiden sepertinya detik detik pers kembali berloma lomba masuk liang lahat, antrian pun semakin panjang bahkan memanjang, tinggal menunggu diterjang angin puting beliung agar semua informasi semakin porak poranda jadi semakin membuat binggung. Itulah potret dan lukisan pers hari ini.

Apalagi ketika Hari Pers Nasional tanpa kehadiran Presiden, potret dan lukisan pers semakin memudar kehilangan warna. (Oleh Djoko Tetuko)

Banten, 9 Februari 2026