Sejumlah Menteri Kabinet Presiden Prabowo hadir memberikan paparan materi dan berdialog/tanya jawab. Padatnya kegiatan bukan hanya pemaparan materi, tapi olahraga mulai sebelum sholat subuh (04.00).
Selain itu, sikap disiplin juga dibentuk dengan ketepatan waktu dan apel pagi setiap pukul 07.00 yang selanjutnya masuk kelas untuk pemaparan materi. Juga ada kegiatan gerak badan dan ketangkasan yang dipandu perwira Akmil. “Pokoknya lengkap, padat dan mengasyikkan kegiatannya,” kata Ketua PWI Jatim Lutfil Hakim.
Menurut Cak Item, panggilan akrab Ketua PWI Jatim, retret menambah wawasan kebangsaan, membentuk integritas pribadi, sikap disiplin, olahraga kesehatan dan ada rekreasi.
“Lebih dari itu bisa saling mengenal dan berkoordinasi dengan wartawan dari berbagai daerah di Indonesia untuk satu tujuan : persatuan Indonesia,” ujarnya.
Retret berasal dari bahasa Prancis “la retraite” yang berarti menyepi, atau menjauhkan diri. “Dalam Agama berarti merenung, meditasi atau berdo’a,” ujar Sekretaris PWI Jatim Syaiful Anam menambahkan. Secara umum retret bisa diartikan mengasingkan diri dalam suasana sepi untuk menenangkan diri.
“Memang selama retret, berada di tengah area PKBN, Kemenhan. Dari Kota Bogor sekitar 30 Km atau 1 jam perjalanan. Di area seluas 21,33 hektar ini alamnya sejuk dikelilingi pegunungan yang tentu saja jauh dari hingar bingar dan kebisingan,” ujar Cak Anam. (*)





