Gubernur Khofifah Luncurkan Program SIKAP, Libatkan 754 Sekolah di Jawa Timur

Gubernur Khofifah Luncurkan Program SIKAP, Libatkan 754 Sekolah di Jawa Timur
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa didampingi Kepala Dinas Pendidikan Jatim meninjau dan mengikuti penanaman dalam peluncuran Program Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan (SIKAP) di SMKN 1 Plosoklaten, Kabupaten Kediri, Minggu 25 Januari 2026. (Foto: Moch Abi Madyan)

Di SMKN 1 Plosoklaten, Kabupaten Kediri, siswa dilibatkan langsung dalam seluruh proses produksi, mulai dari pembibitan, perawatan, hingga panen. Kegiatan tersebut didampingi mitra industri sebagai offtaker guna memastikan hasil produksi memiliki nilai ekonomi dan berkelanjutan.

“Siswa di sini dilatih dengan etos kerja industri. Bahkan mereka ada jadwal piket malam untuk memantau proses penetasan atau breeding ayam selama 24 jam. Ini adalah bentuk nyata learning by doing,” tambahnya.

Meski demikian, Khofifah mendorong sekolah-sekolah yang telah mandiri secara produksi untuk bertransformasi menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Status tersebut dinilai penting agar sekolah memiliki keleluasaan dalam mengelola hasil usaha secara profesional.

Ia juga mengakui masih terdapat kendala administratif di sejumlah daerah, terutama terkait status kepemilikan lahan sekolah. “Ada sekolah yang siap jadi BLUD, namun terkendala lahan yang masih milik pemerintah kabupaten dan belum diserahkan ke provinsi. Ini yang harus segera kita cari solusinya,” jelasnya.

Melalui Program SIKAP, Pemprov Jatim berharap sekolah tidak hanya menjadi pusat pendidikan, tetapi juga motor penggerak ketahanan pangan serta penguatan karakter kewirausahaan bagi peserta didik sejak dini.(*)

Penulis: Moch Abi Madyan