Nantinya, saat waktu berbuka puasa tiba, para pengunjung juga bisa membeli aneka pilihan kuliner khas Kota Surabaya yang tersedia di lapak-lapak UMKM THP Kenjeran. Para wisatawan juga bisa membeli merchandise di Pusat Oleh-Oleh THP Kenjeran.
“Stand UMKM dan oleh-oleh juga tetap buka. Usai ngabuburit, pengunjung bisa memesan dan memilih menu kuliner di stand UMKM untuk berbuka puasa,” ujarnya.
Ismet menerangkan, sebagai salah satu destinasi wisata alam di Surabaya, THP Kenjeran rutin melakukan koordinasi secara berkala dengan BPBD Kota Surabaya dan BMKG Juanda maupun BMKG Maritim Tanjung Perak.
“Setiap hari, kami rutin berkoordinasi dengan BMKG. Setiap ada peringatan terkait cuaca, kami selalu menginformasikan kepada pengunjung agar tetap waspada. Sejak Oktober 2024, kondisi Pantai Kenjeran relatif surut,” terangnya.
Di samping itu, Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya juga akan menggelar special event, pada 14 – 16 Maret 2025, yakni Ngabuburit Ramadan Fest di THP Kenjeran.
Ismet menambahkan, bagi warga Kota Pahlawan yang bingung mencari alternatif tempat ngabuburit, bisa berkunjung ke THP Kenjeran. Para pengunjung bisa membeli tiket melalui website https://tiketwisata.surabaya.go.id/. Harga tiket masuknya cukup ramah di kantong, yakni Rp10.000 pada hari biasa dan Rp15.000 saat weekend atau akhir pekan. (*)





