Minggu, 21 Juli 2024
24 C
Surabaya
More
    BatamBeri Pendidikan Jurnalistik di Sekolah, Ketua PWI Kepri: Jangan Takut dan Alergi...

    Beri Pendidikan Jurnalistik di Sekolah, Ketua PWI Kepri: Jangan Takut dan Alergi Bertemu Wartawan

    BATAM – (Wartatransparansi.com) – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) kepulauan Riau (Kepri) bersama Musyawarah Kerja Kepala sekolah (MKKS) berikan pendidikan Jurnalistik kepada kepala sekolah yang digelar di Aula gedung B, Universitas Internasional Batam (UIB) Selasa (11/6/2024)

    Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) kepulauan Riau (Kepri) Andi, dipercaya menjadi narasumber dalam Rapat Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Kota Batam.

    Di hadapan puluhan kepala sekolah tingkat SMK yang berasal dari sekolah negeri maupun swasta, Andi memaparkan tentang dunia jurnalistik, khususnya UU Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Kode Etik Jurnalistik yang menjadi pedoman seorang wartawan dalam bekerja sehari-hari.

    Selain itu Andi juga memaparkan perkembangan media massa yang saat ini didominasi media online, Di mana pada zaman digital saat ini semua dituntut serba capat, termasuk penyebaran informasi pada masyarakat.

    “Kalau dulu waktu zaman koran, harus menunggu besok untuk membacanya karena memerlukan proses yang panjang. Karena harus dicetak dan disebar. Tapi saat ini dengan hitungan menit sebuah informasi bisa sampai di tangan masyarakat,” ujar Andi.

    Andi kemudian juga memberikan masukan agar kepala sekolah tidak anti pada wartawan, sepanjang yang bersangkutan bekerja secara profesional, bukan menakut-nakuti, apalagi sampai mengancam dikarenakan Wartawan yang profesional akan bekerja sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dan aturan hukum lainnya.

    “Bapak, Ibuk jangan takut dan alergi bertemu dengan wartawan, Kalau ada yang datang layani saja” imbuhnya.

    Lebih lanjut, ia menegaskan agar kepala sekolah berani meminta identitas wartawan.

    “karena wartawan akan dibekali kartu pers. Kemudian kalau dimintai konfirmasi berikan sepanjang pengetahuan,” tutur Andi.

    Dilain sisi, ketua PWI Kepri itu juga menjawab kegelisahan di kalangan sekolah mengenai adanya berita-berita miring, yang mereka anggap jauh dari fakta, bahkan merupakan opini penulis tanpa adanya konfirmasi.

    “Terkait sengketa pers, pertama melalui hak jawab, kemudian melaporkannya ke Dewan Pers. Bila menurut Dewan Pers berita itu bukan karya jurnalistik maka bisa diproses secara hukum dengan melaporkannya ke aparat penegak hukum,” tuturnya.

    Sementara itu, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Kota Batam, Deden Sirajudin menyampaikan terima kasih pada Ketua PWI Kepri yang telah bersedia menjadi narasumber dalam forum tersebut.

    “Banyak pengetahuan dan informasi baru yang kami dapatkan,” ujarnya usai acara berlangsung.

    Peran media massa baik cetak, online, elektronik, radio, kata Deden sangat dibutuhkan dunia pendidikan. Banyak hal-hal positif yang dapat digali dalam dunia pendidikan, contohnya prestasi seorang siswa atau sekolah.
    Sehingga dapat menambah kepercayaan diri dan bisa mengangkat prestasi siswa maupun sekolah.

    Ke depan Deden berharap MKKS SMK Kota Batam dapat bekerja sama dengan PWI Kepri dalam memajukan dunia pendidikan di Kota Batam.

    “Ke depan kami berharap PWI Kepri bisa memberikan edukasi pada siswa di sekolah atau pada guru-guru di sekolah khususnya SMK,” harap Deden, yang merupakan mubaligh terkenal di Batam. (*)

    Reporter : Jamaludin Lobang

    COPYRIGHT © 2024 WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan