Minggu, 21 Juli 2024
24 C
Surabaya
More
    Jawa TimurNgawiDitinggal Buka Bersama, Rumah di Ngawi Tertimpa Longsor Batu Sebesar 'Poskamling'

    Ditinggal Buka Bersama, Rumah di Ngawi Tertimpa Longsor Batu Sebesar ‘Poskamling’

    NGAWI (Wartatransparansi.com) – Sebuah rumah milik warga di Desa Karang Gupito, Kecamatan Kendal, Ngawi, Jawa Timur, tertimpa longsoran batu gunung sebesar ‘Poskamling’. Kejadiannya saat sang pemilik rumah sedang berkumpul dengan para tetangganya untuk berbuka bersama.

    Musibah tanah longsor yang menimpa rumah milik Boniran, 65 tahun, itu terjadi Minggu menjelang malam (17/3/2024). Saat kejadian, cuaca di wilayah tersebut berlangsung hujan deras dengan durasi cukup lama.

    Sesaat kemudian, bukit setinggi 60 meter di samping rumah korban tiba-tiba longsor. Material berupa tanah basah bercampur bebatuan besar lepas, menghantam tembok sisi ruang tamu dan dapur.

    Batu raksasa itu sampai menjebol tembok, hingga merusak sejumlah perabotan rumah tangga yang berada di ruangan rumah. Kondisinya berantakan, yang di area ruang tamu maupun dapur.

    “Saya mendengar suara gludug-gludug, seperti benda raksasa bergerak. Kan dekat dengan rumah saya. Setelah dilihat ternyata batu jatuh,” tutur Siti Zulaikah, tetangga korban, kepada jurnalis, Senin (18/3/2024).

    Sedangkan pemilik rumah, Boniran, mengaku tidak tahu kalau rumahnya tertimpa batu besar yang longsor. Lantaran, katanya, saat kejadian dia dan keluarganya sedang mengikuti acara buka bersama di rumah tetangga sekampungnya.

    “Habis hujan rumah saya kelongsoran batu besar. Sebelum menghantam rumah saya, batu itu lebih dulu menghantam pepohonan. Pas kejadian, saya berada di rumah tetangga untuk buka bersama,” aku Boniran.

    Beruntung saat kejadian rumah dalam kondisi tanpa penghuni, sehingga tanpa menelan korban. Meski demikian, Boniran mengaku masih merasa was-was dan khawatir jika muncul longsor susulan.

    Sementara pihak petugas kebencanaan setempat langsung melakukan kegiatan kerja bakti di titik lokasi bencana. Para petugas menyingkirkan material longsor, merapikan dan membenahi kerusakan rumah korban.

    Personel kebencanaan dari unsur BPBD, Tagana, PMI, TNI, Polri, perangkat desa dan warga masyarakat bekerja sama membenahi kerusakan. Mereka bekerja menggunakan peralatan linggis, cangkul, sekop, gergaji serta peralatan pertukangan lainnya.

    “Tadi sudah dilakukan kerja bakti untuk membersihkan material longsor. Tadi siang rekan-rekan relawan Kendal, yang termasuk melakukan kegiatan,” kata Sutikno, personel SAR setempat.

    Petugas kebencanaan setempat menghimbau, masyarakat diminta senantiasa waspada. Dalam kondisi cuaca seperi saat ini segala kemungkinan buruk bisa terjadi. (*)

    Reporter : Bambang TW

    Sumber : WartaTransparansi.com

    COPYRIGHT © 2024 WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan