Minggu, 25 Februari 2024
25 C
Surabaya
More
    InternasionalXizang di China Buka Resor Ski Pertamanya

    Xizang di China Buka Resor Ski Pertamanya

    Lahan yang luas di Daerah Otonom Xizang, China barat daya, merayakan pembukaan resor ski pertamanya pada musim salju kali ini. Resor tersebut didirikan di ketinggian 4.500 meter di atas permukaan laut.

    Terletak di Desa Lhalung, wilayah Maizhokunggar, di bawah administrasi ibu kota regional Lhasa, resor ski ini hanya berjarak 120 kilometer dari pusat kota Lhasa.

    Tashi Doje akhirnya dapat merayakan impiannya bermain ski yang menjadi kenyataan. Dia belajar ski saat menempuh pendidikan di Beijing beberapa tahun lalu dan sejak saat itu menjadi pemain ski yang antusias.

    “Setiap musim dingin saya menantikan kesempatan untuk bermain ski. Akhirnya, kini saya dapat menikmati ski tanpa harus meninggalkan Xizang. Hanya saja, lintasan ski yang ada terlalu pendek bagi saya untuk bersenang-senang,” katanya.

    Tawa Drolma (10), yang datang bersama ayahnya, menikmati keseruan dalam percobaan pertamanya bermain seluncur salju.

    “Saya ingin lebih sering datang ke sini. Tempat ini sangat menyenangkan,” kata gadis itu dengan penuh semangat.

    Resor ski ini mulai dibangun pada Agustus 2023 dan memulai operasional uji coba pada 28 November. Saat ini, jumlah kunjungan tertinggi pemain ski dalam satu hari ialah 350 orang, sementara resor ini dirancang untuk menampung maksimal lebih dari 3.000 orang setiap harinya.

    Dikaruniai daerah pegunungan dan musim dingin yang panjang, Xizang memiliki potensi besar sebagai pusat olahraga salju. Resor baru di tempat itu memiliki musim ski selama lebih dari enam bulan, dengan pembukaan lift pada Oktober dan penutupan pada April, kata Chen Jundan, manajer umum resor tersebut, yang memiliki pengalaman lebih dari 10 tahun mengelola proyek wisata es dan salju.

    “Kami berencana untuk membukanya secara gratis dan rutin bagi anak-anak supaya mereka dapat merasakan kesenangan bermain ski,” ujar Chen, seraya menambahkan bahwa resor ini akan dipergunakan untuk kegiatan berkemah di musim panas guna memanfaatkan potensi ekonominya secara maksimal.

    Sekitar 70 orang saat ini bekerja di resor ski tersebut, dan mereka mendapatkan gaji bulanan yang layak sekitar 4.000 yuan (1 yuan = Rp2.170) atau kurang lebih 563 dolar AS (1 dolar AS = Rp15.592).

    Pariwisata musim dingin telah menjadi mesin pertumbuhan baru untuk memacu konsumsi saat musim dingin di China, dengan daerah-daerah yang kaya akan sumber daya es dan salju mengambil keuntungan penuh dari antusiasme para turis terhadap aktivitas es dan salju.

    Kebijakan promosi pariwisata musim dingin di tingkat regional diimplementasikan pada 2018, menawarkan tiket masuk gratis ke tempat-tempat wisata, termasuk Istana Potala, serta subsidi pemerintah untuk hotel dan bentuk-bentuk pengeluaran pariwisata lainnya. Pembukaan resor ski ini merupakan langkah baru yang dilakukan oleh pihak berwenang di Xizang dalam upaya mereka memanfaatkan ekonomi es dan salju yang sedang berkembang.

    Menurut Akademi Pariwisata China (China Tourism Academy), pariwisata es dan salju akan menjadi penggerak utama pariwisata musim dingin serta ekonomi es dan salju di China, dengan total pendapatan diperkirakan akan melampaui 1,1 triliun yuan pada 2025 mendatang. (Ant/Jun)

    Editor : Moh. Junaedi Rizki

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan