Ipuk juga mengapresiasi HIPMI yang selama ini telah menjadi partner dan berkontribusi banyak bagi pembangunan daerah. Ipuk menyebut Banyuwangi saat ini masuk dalam 10 besar tingkat investasi di Jawa Timur.
Sementara Ketua HIPMI Banyuwangi, Ferdy Elfian, mengatakan Rakercab dan Diklatcab merupakan bagian dari upaya HIPMI Banyuwangi untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi anggotanya dalam mengembangkan usaha di berbagai bidang, seperti inovasi, digitalisasi, kewirausahaan sosial, dan ekonomi kreatif.
“Kami siap menjadi mitra pemerintah untuk mendorong anak-anak muda Banyuwangi berani terjun di dunia usaha,” ujarnya.
Salah satunya dalam rangkaian Rakercab dan Diklatcab kali ini, HIPMI menggelar Business Case Competition 2023 (HBBCC 2023), yang diikuti anak-anak muda Banyuwangi dengan hadiah puluhan juta rupiah.
Ferdy menambahkan, arahan Bupati Ipuk sesuai dengan tema Rakercab dan Diklatcab yakni “Banyuwangi Telikas Kanggo Generasi Emas”.
Tema ini menggambarkan semangat HIPMI Banyuwangi dan generasi muda untuk berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas.
Rakercab dan Diklatcab HIPMI Banyuwangi diisi dengan beberapa sesi pembekalan dan diskusi mengenai isu-isu strategis yang berkaitan dengan dunia usaha, seperti inovasi, digitalisasi, kewirausahaan sosial, dan pengembangan ekonomi kreatif. (*)





