Selasa, 21 Mei 2024
32 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSurabayaGak Bahaya Tah APBD Surabaya Turun

    Gak Bahaya Tah APBD Surabaya Turun

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Mochammad Machmud anggota Komisi A DPRD Surabaya menyatakan, bahwa semua sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Surabaya mengalami penurunan yang signifikan. Ironisnya, pemkot gemar adakan acara seremonial. Hal ini disampaikan pada Podcast JUDES Indonesia.

    Menurut Machmud, berdasarkan data anggaran APBD Surabaya 2024 yang disajikan sendiri oleh Pemkot Surabaya. Ia menunjukan data tertulis yang berpotensi PAD Surabaya terjun bebas. Dan akan berpengaruh pada APBD berikutnya.

    “Setelah saya cek di dalamnya, ternyata semua turun. Mulai pajak hotel, pajak restoran, pajak reklame, dan pajak bumi bangunan (PBB) semua turun,” kata Machmud.

    Politisi partai Demokrat ini berharap ada ketegasan dari pemkot tanpa pandang pengusaha besar atau kecil. untuk itu ia mendesak agar Pemkot Surabaya berani bertindak tegas terhadap pengusaha yang sampai saat ini masih berstatus sebagai penunggak pajak daerah.

    Baca juga :  Tahun Depan Mahasiswa Aceh di Surabaya Mulai Tempati Asrama Baru

    “Jangan hanya tegas saat berhadapan dengan PKL, tapi masih memberikan ampunan terhadap para pengusaha yang menunggak pajak, apalagi yang jumlahnya sangat besar. Tindak saja sesuai aturan,” tegasnya.

    Machmud menambahkan, ini sangat berbahaya dan menunjukkan ada keslahan dalam manajemen keuangan Pemkot Surabaya. Masak, sekda harus tolah- toleh

    “Ini menurut saya ada yang salah di sini. Saya sampaikan ke pak Ikhsan di forum. Pak Ikhsan sendiri ya bingung dan tak bisa menjawab. Ini kan aneh, eman,” katanya.

    Machmud menegaskan, semua harus jujur, hang saya sampaikan untuk public itu berdasar fakta Dan kenyataan dilapangan. Karena berdasarkan data dan angka yang diperoleh dari pihak pemerintah kota.

    Baca juga :  Easy Paspor Pasar Atom Mall Diinisiasi Imigrasi Tanjung Perak Diserbu Pemohon

    “Semua datanya ada di saya dan angka-angkanya bisa dibaca (dipelajari) dengan mudah,” pungkasnya. (*)

    Reporter : Sumardji

    Sumber : WartaTransparansi.com

    COPYRIGHT © 2023 WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan