Selasa, 21 Mei 2024
32 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSurabayaPedagang Pasar di Surabaya Diberi Penyuluhan Jaminan Keamanan dan Mutu Pangan

    Pedagang Pasar di Surabaya Diberi Penyuluhan Jaminan Keamanan dan Mutu Pangan

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bersama Pemkot Surabaya, memberikan penyuluhan kepada para pedagang pasar soal keamanan pangan. Kegiatan bertujuan untuk menjamin keamanan dan mutu pangan olahan yang beredar di masyarakat.

    Penyuluhan mulai dilakukan BPOM bersama Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopumdag) Surabaya, kepada pedagang Pasar Nambangan atau Pasar Tanah Kali Kedinding, melibatkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya.

    Sub Koordinasi Sarana Prasarana Perdagangan, Dinkopumdag Kota Surabaya, Ferrida menyampaikan, kegiatan ini merupakan salah satu inovasi pemkot dalam pemberdayaan masyarakat. Terutama pemberdayaan terhadap para pedagang di pasar rakyat.

    “Jadi beberapa inovasi salah satunya ada pelatihan penyuluhan tentang keamanan pangan. Di samping itu, kita juga sudah kerjasama dengan Grab terkait dengan pemasarannya, pengangkutannya dan sebagainya,” kata Ferrida.

    Ia menjelaskan, bahwa ada beragam pedagang yang menjual makanan di Pasar Nambangan Surabaya. Seperti di antaranya, ikan asin hingga terasi. Karenanya, melalui penyuluhan ini diharapkan tidak ada pedagang yang menjual makanan mengandung bahan pengawet dilarang.

    Baca juga :  Kurang Puas Penataan Kota Lama, Eri Minta Perbaikan

    “Karena itu jangan sampai mengandung bahan kimia yang sangat dilarang. Dan itu juga nanti ujung-ujungnya ke anak-anak kita, generasi muda. Jadi itu salah satu upaya kita untuk supaya generasi penerus kita sehat, maka kita harus pastikan keamanan pangan di pasar,” ujarnya.

    Menurutnya, penyuluhan soal keamanan pangan tersebut, tak hanya berlangsung di Pasar Nambangan Surabaya. Bahkan, sebelumnya, penyuluhan juga gencar dilakukan Dinkopumdag bersama Dinas Kesehatan dan BPOM Surabaya menyasar sejumlah pasar rakyat lainnya.

    “Kita kerjasama dengan Dinas Kesehatan dan BPOM sering melakukan sosialisasi. Dan sosialisasi tidak hanya di pasar ini. Tapi memang pilot project kita sementara di Pasar Nambangan,” jelasnya.

    Ia juga menyatakan, Pasar Nambangan Surabaya sudah sesuai dengan standar pasar rakyat. Dimana pasar ini telah didukung dengan sarana prasarana yang memadai hingga sejumlah fasilitas pendukung.

    Baca juga :  Pemkot Kebut Perbaikan Saluran Air di Perkampungan Surabaya

    “Karena memang pasarnya sudah bagus, tinggal kita SDMnya dari pasar ini kita kelola dengan baik,” tuturnya.

    Pihaknya berharap, kegiatan penyuluhan soal keamanan pangan ini bisa terus berkelanjutan bersama BPOM Surabaya. Karena, pedagang di setiap pasar tentu memiliki SDM yang berbeda-beda.

    “Jadi tidak hanya kita teori terus, tapi kita juga harus ada pengawasan dan sosialisasi terus menerus sampai mereka (pedagang) bisa menerapkan higienis itu,” tambahnya.

    Sementara itu, Pengawas Farmasi dan Makanan Ahli Muda, BPOM Kota Surabaya, Arfita Ayuningtyas menyampaikan sejumlah paparan materi penyuluhan yang disampaikan kepada para pedagang di Pasar Nambangan.

    Antaranya, terkait dengan keamanan pangan yang disampaikan oleh BPOM. Kemudian, berkaitan dengan higiene sanitasi untuk fasilitas di pasar, disampaikan oleh Dinas Kesehatan. Dan terakhir, terkait dengan tata kelola pasar yang disampaikan Dinkopumdag Surabaya.

    Baca juga :  Progres Capai 43 Persen, RSUD Surabaya Timur Beroperasi September 2024

    “Selain penyuluhan, kita juga sebelumnya melakukan kampanye pasar untuk pengunjung pasar. Jadi kita jelaskan di sana, keamanan pangan seperti apa, makanan yang aman seperti apa,” kata Arfita.

    Karenanya, pihaknya berharap, kegiatan penyuluhan soal keamanan pangan ini, dapat menambah pengetahuan baik kepada para pedagang maupun pengunjung di Pasar Nambangan. “Sehingga secara sadar (pedagang) mau menjual produk yang hanya aman saja,” harapnya.

    Ia juga menambahkan, bahwa terdapat sejumlah catatan dari hasil pengujian yang dilakukan BPOM di Pasar Nambangan. Sejumlah catatan itu pun langsung disampaikan ke pihak pengelola pasar dan dilakukan edukasi kepada para pedagang.

    “Kita harapkan ke depannya sudah ada perubahan sikap dan perilaku untuk tidak lagi misalnya menyediakan atau menjual makanan yang tidak aman,” tandasnya. (*)

    Reporter : Wetly

    Sumber : WartaTransparansi.com

    COPYRIGHT © 2023 WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan