Minggu, 19 Mei 2024
27 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSurabayaMelalui Kampung Madani, Lurah Harus Bisa Tekan Angka Kemiskinan Surabaya

    Melalui Kampung Madani, Lurah Harus Bisa Tekan Angka Kemiskinan Surabaya

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Angka pengangguran dan kemiskinan di Kota Surabaya harus turun drastis di tahun 2023 ini. Target Wali Kota Eri Cahyadi tersebut ada di pundak para lurah sebagai motor penggerak untuk membentuk dan mengelola Kampung Madani di wilayahnya masing-masing.

    Eri menegaskan bahwa hari ini adalah kick off Kampung Madani yang akan menuju ke Kampung Pancasila di Kota Surabaya. Makanya, semua lurah dilatih supaya memiliki cara pandang yang sama, memiliki visi yang sama dalam melakukan dan mengembangkan Kampung Madani.

    “Para lurah ini akan dilatih oleh Unair, ITS, lembaga zakat, dari Kemenag serta dari lembaga-lembaga lainnya. Mereka akan memberikan masukan dan arahan bagaimana caranya mengelola Kampung Madani untuk menghilangkan kemiskinan di Surabaya,” katanya.

    Baca juga :  Kurang Puas Penataan Kota Lama, Eri Minta Perbaikan

    Pada intinya, lanjut dia, Kampung Madani yang menuju Kampung Pancasila ini adalah sebuah kampung yang guyub rukun dan selalu gotong royong serta tolong menolong dalam menyelesaikan semua persoalan di kampung. Artinya, di kampung itu warga yang mampu membantu yang tidak mampu dan yang kuat membantu yang lemah.

    Eru mencontohkan, apabila di kampung itu ada anak putus sekolah, warga di kampung itu tahu semuanya, dan ketika di kampung itu ada muzakki (orang yang wajib membayar zakat), maka orang ini mengeluarkan zakat dan infaknya untuk membantu anak yang putus sekolah itu. “Jadi, semua masalah yang ada di kampung itu bisa diselesaikan sendiri oleh kampung itu, dan inilah yang namanya Kampung Madani,” tegasnya.

    Baca juga :  Minggu Pagi, Festival Rujak Uleg 2024 Digelar di Taman Surya

    Karena itu, ketika sudah terbentuk Kampung Madani, Eri menargetkan angka kemiskinan dan pengangguran di Kota Surabaya bisa turun drastis. Bahkan, ia juga memastikan bahwa setelah mengikuti pelatihan, para lurah segera menandatangani kontrak kinerja dengan Wali Kota yang salah satu bunyinya adalah dengan adanya Kampung Madani ini bisa menurunkan angka kemiskinan (termasuk kemiskinan ekstrem), dan kasus stunting harus zero.

    “Jadi, setelah pelatihan akan langsung kita terapkan dan kita bentuk Kampung Madani ini, lalu Senin atau Selasa nanti saya dan para lurah akan menandatangani kontrak kinerjanya,” tegasnya.

    Eri juga memastikan bahwa konsep Kampung Madani ini untuk menuju Kampung Pancasila, karena semuanya sudah sesuai dengan nilai-nilai pancasila mulai dari sila pertama sampai sila kelima. Berdasarkan Pancasila itu, warga tidak boleh cuek dan diam saja ketika ada salah satu warga yang butuh bantuan dan kesusahan.

    Baca juga :  Easy Paspor Pasar Atom Mall Diinisiasi Imigrasi Tanjung Perak Diserbu Pemohon

    “Makanya, di sini kita harus bisa menerapkan nilai-nilai Pancasila yang dibalut dengan Kampung Madani itu tadi. Dan motor penggeraknya adalah lurah bersama RT-RWnya dan juga warga sekitarnya, karena sebenarnya kekuatan kita ini untuk membentuk Kampung Madani berdasarkan Pancasila itu berdasarkan kesadaran dari hatinya masyarakat sendiri, jangan sampai hilang ini, berarti di sini motor utamanya adalah RT-RW untuk memberikan kebaikan-kebaikan,” ujarnya. (*)

    Reporter : Wetly

    Sumber : WartaTransparansi.com

    COPYRIGHT © 2023 WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan