Jumat, 24 Mei 2024
29 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSurabayaNyuwun Sewu, Kader Golkar Pasang Baleho

    Nyuwun Sewu, Kader Golkar Pasang Baleho

    SURABAYA (Warta Transparansi.com) –Dalam rangka merayakan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-730, kader Golkat yang mengikuti kontestasi pemilu 2024 , telah memasang baliho, banner maupun bilboard dengan segala kreativitasnya sebagai

    calon pelayan masyarakat. Para kader Partai Golkar memasang di jalan-jalan protokol, ujung-ujung gang maupun menempel di tempat-tempat cangkruk’an masyarakat yang ada di kampung-kampung.

    Ketua DPD Partai Golkar Kota Surabaya, Arif Fathoni mengatakan, Surabaya adalah kota tempat para pelayan rakyat ini akan mengabdikan tenaga waktu dan pikirannya. Rakyat Surabaya adalah tuan yang akan mereka layani.

    “Untuk itu pada momen HJKS ke-730 ini semua calon legislatif Partai Golkar Kota Surabaya wajib menyemarakkan agar momentum hari jadi ini kita bisa gunakan sebagai wahana mengingat betapa pentingnya kontribusi arek Suroboyo dalam babakan sejarah bangsa Indonesia,” ujar Arif Fathoni, Jumat (26-05-2023).

    Arif Fathoni yang akrab disapa Toni ini menandaskan, Kota Surabaya adalah kota yang penuh dengan pelajaran nilai-nilai keiklasan, keberanian dalam mempertahankan kehormatan Bangsa Indonesia. Kota Surabaya adalah laboratorium ke Indonesiaan.

    Baca juga :  Tahun Depan Mahasiswa Aceh di Surabaya Mulai Tempati Asrama Baru

    “Sejak sebelum zaman kemerdekaan, kota ini sudah teruji nilai-nilai toleransinya. Semua suku dan anak bangsa hidup berdampingan secara baik, mengadu nasib untuk hidup yang lebih baik, ” kata Toni anggota Komisi A DPRD Surabaya ini.

    Toni menyatakan, pihaknya tidak memberikan instruksi terkait pemasangan baliho, banner maupun bilboard.

    Namun pemasanga itu merupakan kesadaran kolektif para caleg, sesuai dengan kemampuan masing-masing sebagai partisipasi meramaikan HUT Surabaya.

    “Yang memiliki sedikit kelonggaran rezeki memasang di bilboard agar juga berkontribusi terhadap pendapatan pajak dan retribusi ke kota Surabaya. Ada juga yang menggerakkan industri rumahan seperti printing dan jasa pasang baliho, ada juga yang hasil urunan warga yang merasa memiliki perjuangan caleg yang bersangkutan dalam meraih mandat rakyat, ” terangnya.

    Baca juga :  Pj. Ketua PKK Jatim Isye Adhy Karyono Tutup Lomba Desa & Keluruhan

    Politusi muda Golkar ini menuturkan, saat ini kondisi masyarakat dalam bidang ekonomi belum pulih, apakah cukup hanya memasang bilboard, baliho maupun banner. Tentunya harus bisa meringankan beban bagi yang kurang mampu.

    “Pada puncak HJKS ke-730 nanti, kami juga mendorong seluruh caleg Partai Golkar untuk meringankan beban saudara kita yang sedang dalam kesulitan ekonomi dengan cara berbagi sembako,” ujarnya.

    Toni menyatakan, sense of crisis ( kepekaan sosial) adalah modal dasar yang harus dimiliki oleh seluruh kader partai, tanpa kepekaan sosial maka akan terasa sulit untuk mengakselerasikan kehendak rakyat dalam rencana pembangunan kota Surabaya.

    “Ada pepatah bijak yang pernah saya dengar, jika ada anggota tubuhmu yang merasakan sakit, itu tandanya kita masih hidup. Namun jika kita merasakan sakit yang dirasakan orang lain, itu tandanya kita masih manusia, ” katanya.

    Baca juga :  Pramuka Ikut Berperan dalam Kemajuan Pembangunan Jatim

    Toni mengaku, ada
    sebagian masyarakat ada yang menilai pemasangan baleho itu merusak estetika kota? pihaknya memahami hal itu. Namun demikian Partai Golkar juga memohon maaf mana kala baliho yang terpasang dari caleg partainya mengganggu keindahan kota tercinta ini. Baleho ini juga sebagai apresiasi kecintaanya pada kota Pahlawan ini dan setelah merayakan HUT Surabaya akan dibersihkan kembali.

    ” Ya, ini hanyalah salah satu ekspresi kecintaan kami terhadap Kota Pahlawan yang telah berusia 730 tahun, setelah 31 Mei 2023 kami akan mengambil dengan sendirinya, ” ungkapnya.

    Dia juga berharap pemasangan baliho bisa sedikit berkontribusi terhadap perputaran ekonomi di kota Surabaya. Paling tidak ada warga Surabaya yang mendapatkan penghasilan dari jasa percetakan dan jasa pemasangan, sehingga bisa sedikit ditabung dalam menyongsong kebutuhan daftar ulang sekolah maupun menyekolahkan anaknya pada tahun ajaran baru yang tinggal sebulan lagi. (Sumardji)

    Sumber : WartaTransparansi.com

    COPYRIGHT © 2023 WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan