Sabtu, 22 Juni 2024
27 C
Surabaya
More
    Jawa TimurBatuPembangunan Pasar Induk Kota Batu Capai 93%, Mei Diresmikan Presiden

    Pembangunan Pasar Induk Kota Batu Capai 93%, Mei Diresmikan Presiden

    BATU (Wartatransparansi.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau progress pembangunan Pasar Induk Kota Batu di Jalan Dewi Sartika Kota Batu, Sabtu (25/3).

    Gubernur Khofifah optimis bahwa keberadaan Pasar Induk Kota Batu yang lengkap menyediakan pasar basah (daging), sayur, buah, pakaian hingga food court ini akan mampu menjadi pusat belanja yang nyaman dan bisa menjadi pusat layanan bagi para wisatawan (one stop services).

    “Jadi kalau ini dijadikan one stop service bagi para wisatawan, harapannya bisa mengurai kemungkinan terjadinya titik kemacetan di Kota Batu. Jadi yang ingin belanja buah di sini bisa, yang belanja pakaian dan aksesoris juga bisa, yang ingin makan juga bisa dan seterusnya PKL-PKL juga diberikan ruangan berkegiatan ekonomi di sini,” jelas Gubernur Khofifah.

    Usai meninjau dan berkeliling, Gubernur Khofifah mengapresiasi desain pasar yang disebutnya mengusung konsep no one left behind ini. Hal itu disebabkan, pasar ini tidak memiliki halama belakang. Semua toko mendapat posisi halaman depan.

    “Karena turun dari sisi manapun pasar ini tampak depan semua. Biasanya kalau orang ke pasar mereka akan berebut untuk mencari booth yang akses pengunjungnya paling cepat. Saya rasa ini kalua kita mau berbicara no one left behind ini adalah konsepnya,” katanya

    Khofifah sapaan lekat Gubernur Jatim ini kemudian juga memastikan bahwa desain dari pasar induk ini sangat aman dan nyaman. Serta desainnya memungkinkan interaksi di antara penjual dan pembeli juga dalam suasana yang aman dan nyaman karena ada banyak CCTV yang sudah disiapkan dalam jumlah cukup banyak.

    “Terkoneksinya limbah air dengan IPAL juga menjadi standar yang bisa diukur untuk menyatakan bahwa pasar ini sudah ramah lingkungan,” tambahnya

    Tidak sampai disitu, secara khusus Orang Nomor Satu di Pemprov Jatim ini mengajak BUMD dalam hal ini Bank Jatim untuk turut memberikan penguatan dalam sektor keuangan perbankan yang memungkinkan para pedagang mendapat akses KUR dengan bunga rendah.

    “Ada pasar sayur yang buka dari jam 12 malam hingga jam 5 pagi. Saya minta agar Bank Jatim siap untuk memberikan support perbankan dari mulai jam 10 malam sampai jam 10 pagi Jadi sebelum mereka belanja, maka mereka sudah bisa mengakses Bank Jatim untuk memberikan support supaya mereka tidak terjerat rentenir,” harapnya.

    “Harapannya di bulan Mei minggu ke-3 Pasar ini sudah terselesaikan 100% dan siap diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo,” pungkasnya

    Sementara itu, Pj Walikota Batu Aries Agung Paewai menyampaikan bahwa saat ini di Kota Batu masih ada 2 PR kaitan dengan Perpres 80 Tahun 2019. Di antaranya adalah pelebaran jalan Pendem – Batu bersumber dari APBN dan Pembangunan Kereta Gantung dengan dana Pihak Swasta (Investor).

    “Kami berharap akan ada intervensi dari Pemprov Jatim untuk pelebaran Jalan Ir. Soekarno Kota Batu. Khusus untuk pembangunan kereta gantung kami akan bekerjasama dengan BUMDes yang di Kota Batu kaitan kolaborasi dan pembagian saham serta kaitan operasional kedepannya,” kata Aries

    “Harapannya di tahun 2024 mendatang 2 PR ini sudah mulai dikerjakan sehingga akan berdampak bagi masyarakat,” tegasnya

    Untuk diketahui, Pembangunan Pasar Indu Kota Batu dikerjakan oleh Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Timur, Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian PUPR melalui pendanaan APBN tahun 2021-2023 senilai Rp168 miliar. Lingkup pekerjaannya meliputi pembangunan secara menyeluruh bangunan utama pasar dan fasilitas penunjangnya seperti tempat sampah, rumah pompa, dan lansekap.

    Pasar Induk Kota Batu dibangun setinggi 3 lantai di atas lahan seluas 44.525 m2 dengan luas bangunan lantai 1 seluas 14.990,62 m2, lantai 2 seluas 14.143.63 m2, dan lantai 3 seluas 6.032,86 m2.

    Untuk pembagian bangunannya lantai 1 sebagai zona basah, lantai 2 sebagai zona kering, dan lantai 3 sebagai zona makanan dan kuliner. Jumlah kios Pasar Induk Kota Batu sebanyak 1.733 unit dan total los 1.033 unit. (min)

    Reporter : Amin

    Sumber : WarrtaTransparansi.com

    COPYRIGHT © 2023 WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan