Kamis, 13 Juni 2024
31 C
Surabaya
More
    Jawa TimurBanyuwangiPolresta Banyuwangi Ungkap Identitas Mayat yang Mengapung

    Polresta Banyuwangi Ungkap Identitas Mayat yang Mengapung

    BANYUWANGI (Wartatransparansi.com) – Gerak cepat Polresta Banyuwangi dalam upaya ungkap kasus penemuan mayat perempuan mengapung di Sungai Setail, Desa Wringinpitu, Kecamatan Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi, akhirnya diketahui identitasnya.

    Mayat tanpa identitas di Sungai Setail tersebut ditemukan oleh warga dengan kondisi tubuh yang sudah membiru serta hanya mengenakan kaos warna hitam. Polisi bergerak cepat melakukan upaya penyelidikan guna mengungkap peristiwa yang menggegerkan masyarakat tersebut.

    “Bahwa berdasarkan hasil penyelidikan dan dibantu oleh rekan-rekan media alhamdulillah identitas korban dapat segera diketahui, dan keluarga korban telah ditemukan,” terang Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Deddy Foury Millewa melalui Kasat Reskrim Kompol Agus Sobarnapraja.

    Korban diketahui atas SUMILA, Perempuan (55) asal Blok Putat Rt. 02 Rw. 04 Kelurahan Pedagang Kidul Kecamatan Kapetakan Kabupaten Cirebon dan alamat tempat tinggal di Dusun Sukomukti Rt. 01 Rw. 03 Desa Kebaman, Kecamatan Srono, Kabupaten Banyuwangi yang telah meninggalkan rumah sejak hari Rabu tanggal 18 Januari 2023 lalu.

    Baca juga :  Tumpeng Sewu Suku Osing yang Makin Melegenda

    Kasat Reskrim menyampaikan bahwa hasil identifikasi awal oleh Tim Inafis dengan dibantu oleh petugas kesehatan dari RSUd Blambangan diketahui ada beberapa luka yang tidak wajar pada tubuh korban.

    “Sehingga dari hasil pemeriksaan itu kemudian kami mintakan autopsi (bedah mayat) ke dokter forensik RSUD Blambangan untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban,” kata Kompol Agus.

    Lebih lanjut Kasat Reskrim menyampaikan bahwa berdasarkan autopsi yang telah dilaksanakan pada Sabtu 21 Januari kemarin, dan walaupun hasil resmi belum diterimanya, berdasarkan Keterangan Tim Dokter yang menangani korban telah memberikan keterangan/informasi kepada kami bahwa kematian korban diduga akibat kekerasan atau dengan kata lain korban diduga dibunuh.

    Baca juga :  Tumpeng Sewu Suku Osing yang Makin Melegenda

    “Dugaan itu didasarkan adanya beberapa temuan luka pada tubuh korban yaitu luka memar pada bibir atas dan bawah, lidah terjepit serta menjulur keluar, terdapat pendarahan di selaput kedua mata dan terdapat jejak bekas tali dileher dibawah dagu dengan posisi melingkar dari leher kiri, korban sudah meninggal dunia/tidak bernafas saat dimasukkan ke dalam air/sungai,” terang Kasat Reskrim. (*).

    Reporter : Nur Muzayyin

    Sumber : WartaTransparansi.com

    COPYRIGHT © 2023 WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan