Kamis, 13 Juni 2024
31 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSurabayaDishub Surabaya Desak Kemenhub Percepat Proses Evaluasi dan Kontrak Bus Listrik

    Dishub Surabaya Desak Kemenhub Percepat Proses Evaluasi dan Kontrak Bus Listrik

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya mendesak Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk mempercepat proses evaluasi dan perpanjangan kontrak bus Listrik Trans Semanggi Suroboyo.

    Desakan tersebut disampaikan Kepala Dishub Kota Surabaya, Tundjung Iswandaru. Sebab, sejak bus listrik pendukung angkutan Buy The Service (BTS) tersebut dilaunching pada Selasa (20/12/2022), ternyata pada 1 Januari 2023, pengoperasiannya malah dihentikan sementara. Alasannya, karena Kemenhub akan lakukan evaluasi dan perpanjangan kontrak.

    Menurut Tundjung, Pemkot Surabaya terus mendorong agar layanan bus listrik dapat segera beroperasi kembali di Kota Pahlawan. Sebab, penyedia layanan ini adalah Kemenhub RI bekerja sama dengan DAMRI.

    “Jadi kontrak antara Kemenhub dengan DAMRI dan tidak ada kaitannya dengan pemkot, dalam hal ini Dishub Surabaya. Kita hanya menyiapkan jalurnya, rutenya dan fasilitas pendukung berupa halte dan bus setop,” jelas Tundjung, Selasa (10/1/2023).

    Dia mengungkapkan, jika kontrak penyediaan layanan bus listrik antara Kemenhub dan DAMRI pada 2022, berlangsung selama satu tahun. Sedangkan di Kota Surabaya sendiri, bus listrik tersebut baru beroperasi mulai tanggal 20 Desember 2022.

    Baca juga :  RPH Surabaya Tawarkan Jasa Potong, Kemas, dan Kirim Hewan Kurban

    “Mengingat tahun 2022 baru dilaunching tanggal 20 Desember, otomatis selesai kontrak tanggal 31 Desember, berarti hanya 10 hari (beroperasi). Jadi jangan salah sangka bahwa pemkot diberi bus listrik, bukan. Bus listrik tersebut milik DAMRI yang dibayar Kemenhub untuk biaya layanannya,” jelasnya.

    Karena itu, Tundjung menyebutkan, jika kontrak penyediaan layanan bus listrik berakhir, maka secara aturan barang/jasa harus diperbaharui atau diperpanjang. Sebab itu, saat ini Kemenhub tengah memperbarui kontrak dengan DAMRI sekaligus melakukan evaluasi operasional layanan.

    “Kemenhub tanggal 3 Januari 2023 bersurat kepada Pemkot Surabaya, untuk memohon waktu, bahwa layanan bus listrik masih dilakukan evaluasi operasional dan kontrak,” ungkap Tundjung.

    Meski demikian, Tundjung memastikan, bahwa Kemenhub juga berjanji untuk sesegera mungkin dapat menjalankan kembali operasional bus listrik di Kota Surabaya.

    Baca juga :  Monumen Tugu Pahlawan Arsip Sejarah dalam Memori Kolektif Bangsa 2024

    Di sisi lain, setelah beroperasi 10 hari di Kota Pahlawan, Kemenhub juga sekaligus ingin melakukan evaluasi terkait operasional bus tersebut.

    “Jadinya kemarin mungkin dalam pengoperasiannya ada yang tersendat atau kurang lancar suplai kelistrikan, makanya ini lagi dievaluasi. Mereka (Kemenhub) berjanji akan segera mungkin melakukan layanan kembali di Kota Surabaya,” paparnya.

    Di tempat yang sama, Kepala Bidang Angkutan, Dishub Kota Surabaya, Sunoto menyampaikan, bahwa sejak tanggal 20 Desember 2022, bus listrik di Surabaya beroperasi melayani rute Terminal Purabaya hingga Middle East Ring Road (MERR) Kenjeran Park. Jika sebelumnya, rute tersebut dilayani oleh Suroboyo Bus.

    “Dulu rute tersebut dilayani Suroboyo Bus. Dengan adanya bus listrik, maka unit Suroboyo Bus kita alihkan ke rute Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ) sampai Terminal Tambak Osowilangun (TOW), untuk memperbaiki layanan di sana,” jelas Sunoto.

    Menurut dia, dengan adanya penambahan armada Suroboyo Bus pada rute TIJ – TOW, secara otomatis headway atau waktu tunggu penumpang berkurang. Jika sebelumnya, headway bisa mencapai 45 menit, maka berkurang menjadi 25 menit.

    Baca juga :  Penjual dan Pembeli Gas Melon di Surabaya dalam Pengawasan Pemkot

    “Sebagai perbandingan, dulu headway TIJ – TOW 45 menit, dengan adanya tambahan unit Suroboyo Bus, headway menjadi 25 menit. Artinya terjadi peningkatan layanan baik dari sisi headway maupun jumlah penumpang,” katanya.

    Seperti diberitakan, layanan Bus Listrik Trans Semanggi Suroboyo telah dilaunching di Kota Surabaya pada Selasa (20/12/2022) lalu. Layanan transportasi darat ini bertujuan untuk mendukung angkutan Buy The Service (BTS) di Kota Pahlawan. Namun, karena Kemenhub masih melakukan evaluasi pelayanan dan proses perpanjangan kontrak, akhirnya terhitung sejak 1 januari 2023, operasional bus listrik disetop.

    Setidaknya, ada sebanyak 17 layanan bus listrik yang dioperasikan oleh DAMRI di Kota Surabaya. Bus listrik tersebut, melayani rute koridor 3, yakni dari Terminal Purabaya – Jalan Ahmad Yani – Dolog – Jemur Andayani – SIER – Rungkut Madya – Jl. Dr. Ir. H. Soekarno – Jalan Kenjeran – Kenjeran Park dan sebaliknya. (*)

    Reporter : wetly

    Sumber : WartaTransparansi

    COPYRIGHT © 2023 WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan