Selasa, 29 November 2022
29.4 C
Surabaya
More
    OlahragaDeltamania Tuntut Ibnu Mundur Ikuti Jejak Asisten Manajer Deltras

    Deltamania Tuntut Ibnu Mundur Ikuti Jejak Asisten Manajer Deltras

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Setelah Asisten Manajer tim Deltras Miftah Fahamsyah mundur dari jabatannya, Deltamania –julukan suporter Deltras Sidoarjo—juga menuntut pelatih kepala Ibnu Grahan untuk meninggalkan tim kebanggaan masyarakat Sidoarjo. Tuntutan itu disampaikan para suporter menyusul hasil buruk tiga pertandingan terakhir Deltras yang mengalami kekalahan berturut-turut.

    Terbaru tim asuhan Ibnu Grahan dipecundangi Persiba Balikpapan 3-1 dalam lanjutan Liga 2 Grup Timur di Stadion Batakan Balikpapan. Sebelumnya Rendi Irwan dan kawan-kawan juga mengalami kekalahan saat tur Papua menghadapi PSBS Biak dan Persipura Jayapura.

    Saat ditemui wartawan, Sekretaris Deltamania Satriyo Adji Utomo mengakui kegelisahan Deltamania wajar. Karena itu bentuk kecintaan kepada klub kebanggan warga Sidoarjo. Itu juga menunjukkan perasaan mereka memiliki klub kesayangan. “Dengan melihat persaingan yang ketat di Liga 2 musim ini dimana ada tiga tim di masing-masing grup bakal terdegradasi ke Liga 3 membuat, kita meminta manajemen tim mengevaluasi tim. Khususnya pelatih,” ungkap Yoyok—panggilan akrab Satriyo Adji Utomo.

    Baca juga :  Pemkot Surabaya Kenalkan Kawasan Heritage Lewat Rally Fondo

    Dia bersama-sama rekan-rekan Deltamania lainnya sebenarnya sangat berharap Deltras kembali ke Liga 1 musim depan. Namun jika melihat prestasi di awal kompetisi Liga 2 membuat mereka merasa pesimis jika tidak ada perubahan.

    Bila melihat track record pelatih kepala Deltras Ibnu Grahan yang selama ini tak pernah menonjol sebagai pelatih berprestasi, hampir dipastikan bakal membuat Deltras terjun bebas musim depan ke Liga 3.

    Sudah cukup banyak contoh klub-klub yang ditangani Ibnu Grahan gagal total. Paling mencolok ketika menangani PS AHHA Pati PSG yang bertabur bintang pun gagal berbuat banyak. Dua pertandingan awal sudah mundur dari tim milik Atta Halilintar tersebut.

    Tanda-tanda Deltras bakal tampil buruk di Liga 2 musim ini terjadi ketika mereka keok dalam launching tim pada 14 Agustus 2022 lalu. Dalam laga persahabatan di Stadion Delta, Deltras dipermalukan Persipa Pati 1-2. Padahal pertandingan disaksikan para bos dan pejabat. Sepanjang pertandingan, permainan tim berjuluk The Lobster memang terlihat buruk.

    Baca juga :  Cristiano Ronaldo Ukir Rekor Cetak Gol di 5 Piala Dunia

    Akibatnya, ribuan supporter berteriak “Ibnu Out” yang maksudnya meminta Pelatih Deltras Ibnu Grahan keluar dari klub. Tak hanya sekali dua kali, teriakan itu berulang dan terus bergemuruh sampai lampu stadion dimatikan, Minggu malam.

    Kondisi ini kembali terulang saat Deltras yang susah payah dibawa pelatih Moh Zein Alhadad dari Liga 3 musim lalu promosi ke Liga 2 mengalami hattrick kekalahan di Liga 2 musim ini. (sr).

     

     

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan