Sabtu, 22 Juni 2024
30 C
Surabaya
More
    Jawa TimurKediriGandeng Ratusan Pemuda, KNPI Sosialisasikan UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual

    Gandeng Ratusan Pemuda, KNPI Sosialisasikan UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual

    KEDIRI (WartaTransparansi.com) –Sebagai upaya sadar hukum kepada pemuda tentang tindak pidana kekerasan seksual. Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Kediri menggelar kegiatan sosialisasi UU Nomor 12 Tahun 2022.

    Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor KNPI Kota Kediri Jalan Kawi 5b Kota Kediri menghadirkan Kabid Keluarga Berencana DP3AP2KB Kota Kediri Yudi Erwanto sebagai narasumber dan 100 pemuda yang berasal dari Organisasi kepemudaan (OKP) dan Karang Taruna.

    ” Kami menggelar kegiatan sosialisasi kepada masyarakat khususnya pemuda, berkenan UU Nomor 12 Tahun 2022 tentang tindak pidana kekerasan seksual yang baru disahkan oleh pemerintah pusat,” ujar Sekretaris KNPI Kota Kediri, Suwoto, Sabtu (20/8/2022).

    Menurutnya kegiatan ini dilakukan melalui Bidang Perempuan dan perlindungan anak KNPI Kota Kediri. Mengundang unsur pemuda sebagai peserta yang merupakan pionir atau agen perubahan di masyarakat dan yang ingin mendapatkan materi yang disampaikan oleh narasumber.

    Baca juga :  Ratusan Peserta Kejurkot Bulutangkis Kota Kediri Berebut Hadiah Rp25 Juta

    ” Kami mengundang dari Pengurus KNPI tingkat Kecamatan, Karang Taruna, OKP yang berhimpun di KNPI se Kota Kediri sebanyak 46 organisasi,”imbuhnya.

    Lanjut aktivis yang akrab disapa Woto mengatakan,
    ketika terjadi kekerasan seksual di masyarakat, KNPI Kota Kediri tidak memberikan upaya pendampingan secara langsung. Namun, pihaknya umumnya menyediakan forum untuk mengedukasi masyarakat tentang pemahaman dan pencegahan. Salah satu upaya KNPI Kediri adalah mengintegrasikannya ke dalam masyarakat seperti yang telah dilakukan, sehingga dapat diterapkan sebaik mungkin dalam kehidupan sehari-hari, agar tidak menekan atau melakukan tindakan kekerasan terhadap masyarakat.

    ” Adapun kegiatan semacam ini sebagai upaya sadar hukum di masyarakat, supaya kita tidak tabu dengan produk hukum yang berlaku saat ini,” terangnya.

    Baca juga :  Semaan Al-Qur’an Moloekatan Haul ke 32 Gus Miek di Area Ponpes Al Falah Ploso Kediri

    Sementara itu, Kabid Keluarga Berencana DP3AP2KB Kota Kediri Yudi Erwanto menyampaikan, secara garis besar materi yang disampaikan kepada peserta meliputi pada Pasal 4 ayat (1) dijelaskan mengenai jenis tindak pidana kekerasan seksual, yang terdiri dari pelecehan seksual nonfisik, pelecehan seksual fisik, pemaksaan kontrasepsi, dan pemaksaan sterilisasi.

    Kemudian, ada pula pemaksaan perkawinan, penyiksaan seksual, eksploitasi seksual, perbudakan seksual, dan kekerasan seksual berbasis elektronik yang juga masuk ke dalam jenis tindak pidana kekerasan seksual.

    Maka pihaknya bersinergi dengan KNPI Kota Kediri dalam mensosialisasikan UU Nomor 12 Tahun 2022 tentang tindak pidana kekerasan seksual tersebut.

    ” Selain KNPI Kota Kediri kami juga bersinergi dengan pihak rumah sakit, kepolisian, Dinas pendidikan, dan Dinas Kesehatan karena adanya saling keterkaitan bila ada tindak pidana tersebut,” ujarnya.

    Baca juga :  Bupati Kediri: Awal Juli Jembatan Jongbiru Siap Diresmikan

    Menurut Yudi, kasus kekerasan seksual yang ditangani DP3AP2KB Kediri mengalami penurunan. Pada tahun 2022 saja ada 6 kasus sedangkan pada tahun 2021 ada sekitar 18 kasus.

    Ini dimungkinkan berkat penerapan undang-undang yang telah disahkan oleh pemerintah, untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat atau korban dan pencegahan bagi pelakunya.

    ” UU Nomor 12 Tahun 2022 telah diresmikan oleh pemerintah sejak Mei,” imbuhnya.

    Yudi juga menghimbau kepada masyarakat apabila terjadi kekerasan seksual, maka pihaknya menyarankan agar segera melapor ke pihak masing-masing dan Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) masing-masing Kelurahan Kota Kediri.

    ” Ketika ada kekerasan seksual dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Kami menyarankan agar masyarakat segera menginformasikan kepada tim Satgas PPA di masing-masing Kelurahan agar bisa segera ditindaklanjuti,” pungkasnya. (*)

    Reporter : Moch Abi Madyan

    Sumber : WartaTransparansi.com

    COPYRIGHT © 2022 WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan