Selasa, 16 Agustus 2022
27 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSurabayaBupati Kediri Sajikan Nanas Kelud, Gubernur Jatim Sebut Terlezat Se-Indonesia

    Bupati Kediri Sajikan Nanas Kelud, Gubernur Jatim Sebut Terlezat Se-Indonesia

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Nanas Pasir Kelud 1 atau yang lebih dikenal sebagai nanas PK-1 menjadi primadona bagi pecinta buah nanas. Termasuk Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa yang mengakui kelezatan nanas yang dikembangkan oleh Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana itu.

    Kelezatan buah yang banyak ditemui di lereng Gunung Kelud ini menjadi bahan ‘rerasan’ saat Bupati Kediri memberikan pemaparan mengenai Kabupaten Kediri sebagai City of Charm pada puncak peringatan hari koperasi ke-75 Provinsi Jawa Timur dan pembukaan expo ke-9 di Grand City, Surabaya.

    Menurut bupati yang kerap disapa Mas Dhito ini, nanas PK-1 merupakan salah satu produk unggulan yang sedang digarapnya selain mangga podang, kopi, dan rosella.

    Baca juga :  Pemkot Surabaya Tetapkan Tujuh Lokasi KTR, Pelanggar Diancam Denda Rp250 Ribu

    “Kalau ibu Gubernur ada tamu di Grahadi, selalu nyuguhi nanas. Hari ini saya siapkan nanas khusus untuk diicipi oleh bu gubernur serta bupati dan walikota. Nanas termanis se-Indonesia,” katanya saat mengenalkan nanas yang memiliki ciri khas tanpa duri itu, (27/7/2022).

    Menurut Mas Dhito, Kabupaten Kediri telah bekerjasama dengan IPB dimana benih dari nanas tersebut telah dipatenkan dan merupakan varietas terbaik di Indonesia.

    Kemudian orang nomor satu di Kabupaten Kediri ini mengungkapkan bahwa seluruh bagian nanas PK-1 ini dapat dimanfaatkan. Sehingga tidak ada satu bagian yang terbuang sia-sia.

    “Maka kita sedang melakukan penelitian dengan perguruan tinggi negeri. Serat nanas ini bisa digunakan untuk menjadi bahan baku pembuatan interior pesawat,” tuturnya.

    Baca juga :  Dandan Omah MBR di Surabaya Sudah Capai 300 Unit

    Sementara itu, Khofifah membenarkan kualitas dan cita rasa yang dihasilkan oleh nanas asli Bumi Panjalu tersebut. Bukan hanya tingkat kemanisannya saja namun PK-1 ini, menurutnya, merupakan varietas nanas terlezat se-Indonesia.

    “Kalau tadi yang disampaikan oleh pak bupati ke panjenengan tidak salah, saya pernah menguji coba,” katanya.

    Gubernur berhijab ini juga menceritakan bagaimana kelezatan nanas yang merupakan komoditi utama di wilayah agropolitan Ngawasondat (Ngancar, Wates, Plosoklaten, dan Kandat) itu diakui pula oleh petani nanas dari daerah lain.

    “Bu, (nanas PK1) ini kok lebih bagus, lebih enak, dan lebih manis dari nanas di Subang yang dikenal paling manis di Indonesia,” tutur Khofifah menirukan pertanyaan yang dilontarkan kepadanya oleh salah satu pemilik perkebunan di Jawa Barat.

    Baca juga :  Dinas Sosial Terima Bantuan Tongkat untuk Warga Surabaya

    Untuk menguji kelezatan nanas ini, bahkan Khofifah mendemonstrasikan bagaimana cara memotong nanas tersebut yang kemudian dibagikan langsung oleh Mas Dhito kepada hadirin yang antusias melihat bentuk nanas yang berukuran lebih besar dari nanas biasa.

    Pada kesempatan itu, Mas Dhito juga memaparkan berbagai potensi yang ada di Kabupaten Kediri. Mulai dari potensi pertanian dan alam hingga wisata minat khusus Kampung Inggris Pare yang bakal dijadikan wilayah eduwisata oleh bupati yang hobi mengendarai vespa ini.

    “Kabupaten Kediri juga sedang membangun proyek bandara. Progresnya sudah 75 %,” pungkasnya. (Adv.kominfo/Abi)

    Reporter : Moch Abi Madyan

    Penulis :

    Editor :

    Redaktur :

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan