Sabtu, 13 Agustus 2022
24 C
Surabaya
More
    Jawa TimurBanyuwangiPN Banyuwangi Dok Bebas Bos SPBU

    PN Banyuwangi Dok Bebas Bos SPBU

    BANYUWANGI (Wartatransparansi.com) – Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi dok bebas bos SPBU Terdakwa kasus penipuan dan penggelapan investasi SPBU di Banyuwangi, Karno Widjaja, Kamis (16/06/2022).

    Vonis tersebut dibacakan langsung Ketua Majelis Hakim, Nova Flory Bunda dalam sidang yang digelar di ruang sidang Garuda Pengadilan Negeri Banyuwangi.

    Dalam amar putusan, bahwa sesuai dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), perbuatan terdakwa terbukti, tetapi bukan termasuk tindak pidana. Oleh karena itu, majelis hakim melepaskan terdakwa dari segala tuntutan hukum dan memerintahkan agar terdakwa dibebaskan setelah putusan diucapkan.

    Sementara itu Kuasa Hukum terdakwa Eko Sutrisno mengatakan pada awak media dalam hal ini kliennya memang tidak terbukti melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan, karena bukan tidak ada penggelapan, tetapi memang tidak ada penggelapan.

    Baca juga :  HUT RI Ke – 77, Warga Binaan Lapas Banyuwangi Antusias Ikuti Fashion Show

    Lebih jelasnya menurut Eko, kliennya terbukti dalam kasus perdata sesuai dengan tuntutan JPU dan proses gugatannya hingga ke Mahkamah Agung juga telah dimenangkannya.

    “Seperti yang telah kita dengarkan bersama tadi klien kami telah menerima putusan tersebut,” kata Eko.

    Diketahui, Karno Widjaja dilaporkan oleh Lenny Ranoewidjaya atas dugaan penipuan dan penggelapan uang sebesar Rp 4 miliar terkait investasi dua SPBU, yaitu SPBU nomor 54.684.33 Kedungringin, Muncar dan SPBU nomor 54.984.37 Kampung Melayu.

    Karno Widjaja mengelola SPBU No 54.684.33 Kedungringin dan SPBU No. 54.984.37 Kampung Melayu berlangsung kurang lebih selama 15 tahun. Selama berjalannya kerja sama, Lenny selaku pemodal tidak pernah diberikan bukti-bukti pengelolaan terhadap 2 SPBU tersebut. (Yin)

    Reporter : Nur Muzayyin

    Penulis :

    Editor:

    Redaktur :

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan