Senin, 8 Agustus 2022
25 C
Surabaya
More
    Jawa TimurKediriJembatan Ngadi Akan Dibangun Tahun ini Senilai Rp 7,72 Miliar

    Jembatan Ngadi Akan Dibangun Tahun ini Senilai Rp 7,72 Miliar

    KEDIRI (WartaTransparansi.com) – Menindaklanjuti keputusan Bupati Kediri Hanindito Himawan Pramana yang meminta percepatan akses pembangunan jembatan Ngadi di Desa Ngadi Kecamatan Mojo dibangun tahun ini. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mengalokasikan anggaran sejumlah Rp 9,6 Miliar untuk proses pembangunan yang ditargetkan kelar pada akhir tahun ini.

    ” Karena ini Diskresi atau Keputusan dari Mas Bup Dhito ( Bupati Kediri.red) secara anggaran penuh ditanggung oleh Pemkab Kediri. Sedangkan total pagu pembangunan jembatan sebesar 9,6milyar sedangkan pelelangan tander yang mengajukan penawaran sebesar Rp 7,72 Miliar,” ujar Plt. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kediri Irwan Candra Wahyu Pratama, Selasa (24/5/2022).

    Menurutnya, setelah kurun waktu 6 tahun Jembatan Ngadi Kediri mengalami rusak akibat ambrol setelah diterjang banjir pada tahun 2017 lalu. Hingga mengakibatkan sarana transportasi dua arah ini tersendat dan kendaraan harus giliran melintas dengan pengaturan buka tutup.

    Baca juga :  KAI Sebar 7.000 Tiket Kereta Promo Kemerdekaan, Termurah Rp 17 Ribu

    Pentingnya akan fungsi Jembatan ini segera dibangun guna kepentingan dan kebutuhan transportasi yang menghubungkan Kediri-Tulungagung melalui wilayah Kecamatan Mojo.

    Lanjut, Irwan mengatakan, pembangunan Jembatan Ngadi akan terfokus sesuai dengan fungsi utama yakni sebagai sarana pergerakan masyarakat sesuai arahan dari Bupati Kediri, Sedangkan untuk memperindah akan dilakukan dikemudian hari oleh Dinas terkait.

    ” Secara gambaran akan kembali seperti awal jembatan dibangun dengan lebar kurang lebih 7 meter, panjang 47 meter, terbagi menjadi dua bentang 35 meter, kemudian dihiasi trotoar jadi bisa buat simpangan pengendara, seperti model Jembatan Semampir Kota Kediri,” urainya.

    ” Rencana yang jelas akan tutup total akses dari Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri ke arah Tulungagung, dan kita sudah berkirim surat ke Dinas PUPR Kabupaten Tulungagung. Sehingga kami (Dinas PUPR Kabupaten Kediri.red) tinggal menunggu undangan mereka (Dinas PUPR Kabupaten Tulungagung.red) untuk melakukan kordinasi dikarenakan wilayah sisi selatan (bagian wilayah Tulungagung.red),” ungkapnya.

    Baca juga :  Pameran Keris di Kota Kediri Edukasi Masyarakat Dalam Pelestarian Budaya

    Untuk diketahui, skema pengalihan jalur pengalihan arus lalulintas dampak dilakukan pembongkaran Jembatan Bailey
    dari Kediri menuju Kabupaten Tulungagung Masyarakat khususnya pengendara kendaraan roda empat atau lebih, bisa melintas akses jalur nasional melalui Jembatan Wijaya Kusuma (JWK) ke arah perempatan Branggahan Kabupaten Kediri kemudian bisa langsung ke selatan arah Kabupaten Tulungagung.

    Sebaliknya bagi masyarakat dari arah Kabupaten Tulungagung mereka yang hendak melintasi atau menuju Kediri yang biasanya melalui jalur barat, akan dibelokkan ke arah timur perempatan Karangrejo menuju perempatan Ngujang kemudian ke utara arah Kediri. (abi)

    Reporter : Moch Abi Madyan

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan