Senin, 26 September 2022
27 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSurabayaGubernur Khofifah Ungkap Filosofi 'Kupat' Didepan ASN Pemprov Jatim
    Pimpin Apel Senen Pagi Usai Libur Lebaran

    Gubernur Khofifah Ungkap Filosofi ‘Kupat’ Didepan ASN Pemprov Jatim

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Mengawali hari pertama masuk kerja pasca libur Lebaran 2022, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin Apel Pegawai dilingkungan Pemprov Jawa Timur sekaligus Halal Bihalal yang digelar di halaman Kantor Gubernur Jatim, Senin (9/5/2022).

    Gubernur didampingi Wagub Emil Elestianto Dardak bersama istri, Pj. Sekdaprov Jatim Wahid Wahyudi beserta istri dan jajaran Kepala OPD Pemprov Jatim. Masih dalam suasana bulan Syawal, Gubernur Khofifah mengajak seluruh jajaran ASN untuk memaknai momen Halal Bihalal layaknya filosofi Ketupat.

    Ketupat atau ‘Kupat’ dalam bahasa Jawa yang berarti ‘Ngaku Lepat’ seyogyanya bisa menjadi referensi bagi seluruh masyarakat dalam merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan saling memaafkan.”Jadi tidak hanya permohonan maaf kepada Allah SWT, tetapi juga permohonan maaf kepada sesama manusia,” imbuhnya.

    Baca juga :  Dewan Nilai Proyek Pembangunan Infrastruktur di Surabaya Molor

    Tidak lupa Gubernur Khofifah menyampaikan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1443 H bagi seluruh ASN yang merayakan. Pihaknya berharap agar seluruh elemen terus menjalankan tugas dengan semangat prima dalam melayani masyarakat.

    “Saya berharap kepada para ASN agar menjaga dan mempertahankan setiap prestasi yang sudah dicapai. Serta mengantisipasi dari setiap permasalahan serta memberikan solusi hingga jalan keluarnya ditemukan,” jelasnya.

    Dalam kesempatan itu Khofifah juga menyinggung soal kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang terjadi pada hewan ternak di beberapa wilayah. Menurut Gubernur, bahwa Pemprov Jatim masih dan akan terus berkoordinasi dengan seluruh sektor  melakukan  pencegahannya.

    Bahkan, pihaknya telah meminta kepada Ikatan Alumni UNAIR dari Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) untuk menerjunkan tim sebanyak mungkin dalam menangani sedetail dan sekomprehensif mungkin agar penyebaran virus pada hewan ternak tidak semakin meluas.

    Baca juga :  Didampingi Sahat, Gubernur Khofifah Terima Kunjungan Hotman Paris

    “Saya meminta kepada perguruan tinggi yang memiliki Fakultas Kedokteran Hewan untuk menerjunkan tim sebanyak mungkin untuk membantu masyarakat peternak agar penyebaran PMK bisa dikendalikan,” ungkapnya.

    Selanjutnya, permasalahan terkait kasus dugaan Hepatitis Akut yang menyerang anak hingga saat ini terus didalami atau diobservasi di RSUD Dr Soetomo dan RSUD Saiful Anwar Malang.

    Selain itu, Gubernur Khofifah juga memastikan bahwa tidak ada tambahan hari libur berupa Work From Home bagi pekerja maupun pelajar di Jawa Timur. Menurutnya, suasana arus balik Lebaran di Jawa Timur berbeda dengan di provinsi lainnya yang lebih padat.

    “Tidak ada urgensi untuk menambah hari libur. Jadi hari ini sekolah-sekolah tetap mulai masuk,” tegasnya.

    Baca juga :  Alexa Club & KTV Ganggu Warga Sekitar

    Mengenai kondisi arus balik mudik Lebaran di Jawa Timur sendiri, gubernur perempuan pertama di Jatim itu menyebut bahwa pihaknya telah berkordinasi dengan berbagai pihak lintas sektor demi kelancaran arus lalu lintas.

    “Koordinasi lintas sektor masih dan akan terus kita lakukan, mengingat arus balik masih akan terjadi dalam waktu tiga hari ke depan ,” ujarnya. (guh/min)

    Reporter : Teguh Safrianto

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan