Sabtu, 28 Mei 2022
25 C
Surabaya
More
    LifeStyleTips tumbuhkan emosi positif anak saat Lebaran di masa pandemi

    Tips tumbuhkan emosi positif anak saat Lebaran di masa pandemi

    Jakarta (WartaTransparansi.com) – Lebaran tahun ini menjadi momentum membahagiakan sekaligus kemungkinan menyisakan kekhawatiran bagi sebagian anak khususnya yang terdampak COVID-19, ungkap Direktur Pendidikan Genius Islamic School Eva Nawiyah.

    “Rasa khawatir, bosan, takut dan situasi tidak menyenangkan terkadang muncul akibat dampak COVID-19 yang berlangsung lama. Bahkan ada sebagian anak bangsa ditinggalkan sebagian anggota keluarga tercinta selamanya. Tentu berpengaruh terhadap kondisi psikologis anak,” kata dia melalui pesan elektroniknya, Sabtu.

    Dia pun memberikan tips menumbuhkan emosi positif anak di masa Lebaran yang tahun ini masih dalam suasana pandemi COVID-19, salah satunya memastikan keluarga menjadi tauladan dan pelopor bagi anak dalam mematuhi protokol kesehatan. Hal ini supaya anak selalu dalam lingkungan yang sehat dan membahagiakan.

    Baca juga :  “Stranger Things” Kembali dengan Lebih Banyak Horor Supernatural

    Orang tua sebaiknya memastikan memberikan semangat dan motivasi berpikir positif supaya Lebaran tahun ini membahagiakan bagi anak. Menurut Eva, emosi negatif dapat melemahkan sistem imunitas. Studi dari Presssman dan Cohen (2005) menunjukkan, emosi positif dapat meningkatkan imunitas tubuh dan kesehatan anak.

    Orang tua juga disarankan selalu menggunakan kata dan kalimat positif dalam membimbing, memberikan arahan dan memantau anak. Ini bahkan berlaku bila orang tua memandang perlu melarang anak kala dia melakukan hal-hal yang tidak seharusnya dilakukan anak di masa lebaran.

    “Karena sebuah penelitian ilmu saraf oleh Boston University (2018), kecerdasan anak ditentukan oleh cara orang tua berbicara dengan anak,” tutur Eva.

    Baca juga :  Samuel L. Jackson bergabung dengan Chris Pratt di “Garfield”

    Selanjutnya, orang tua sebaiknya mendidik anak bersyukur dan menikmati Lebaran bersama keluarga, meskipun mereka harus tetap harus patuh pada protokol kesehatan.

    Tips berikutnya yakni, orang tua sebaiknya membiasakan anak menunjukkan kasih sayang, hormat dan peduli dengan orang lain supaya mereka terbiasa dengan nilai-nilai kebaikan sejak usia dini. Di sisi lain, biasakan juga anak jujur dengan emosinya supaya orangtua dapat membantu mengenali dan mencari solusi yang terbaik.

    Eva menyarankan orang tua memperhatikan perasaan atau emosi pada anak, supaya mereka merasakan keindahan bersama keluarga di masa Lebaran.

    Selain itu, mereka juga dapat membiasakan anak mengekspresikan kebahagiaan dengan cara yang sehat dan meluangkan waktu dengan anak untuk berdiskusi dan berbagi perasaan supaya dapat membantu jika anak dalam kedaaan bosan atau perasaan lain yang mengganggu anak berbagi kebahagiaan di masa lebaran.

    Baca juga :  Netmarble Merilis Game Gratis “Ni No Kuni: Cross Worlds”, Berikut ini Link Downloadnya

    Menurut Eva, orang tua dapat membawa menyediakan media edukatif secukupnya dan disukai anak, supaya anak nyaman selama melangsungkan Lebaran.

    “Hindarkan anak mengakses gawai secara berlebihan, karena rentan membahayakan bagi kesehatan dan melemahkan literasi anak menggunakan media digital secara sehat,” kata dia.

    Terakhir, dia menyarankan orang tua memastikan anak dapat istirahat secukupnya, supaya kondisi tubuh mereka tetap fit dan sehat.

    Editor : Agustien W.

    Sumber : Antaranews.com

    Reporter :
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber :

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan