Jumat, 14 Juni 2024
29 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSurabayaWali Kota Eri Serahkan 67 SK CPNS Agen Perubahan

    Wali Kota Eri Serahkan 67 SK CPNS Agen Perubahan

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada 67 orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemkot Surabaya formasi tahun 2021. Mereka yang mendapat SK disebut sebagai agen perubahan.

    Dalam kesempatan itu, Wali Kota Eri Cahyadi memberikan pengarahan sekaligus motivasi kepada puluhan CPNS tersebut.

    Menurut Eri, CPNS yang telah menerima SK pada Rabu (27/4/2022), merupakan orang-orang terpilih. Sebab, dari ribuan pendaftar, hanya 67 orang yang bisa lolos sebagai CPNS di lingkup Pemkot Surabaya.

    “Njenengan adalah agen perubahan. Agen perubahan yang saya harapkan bisa mengubah Pemkot Surabaya di masa yang akan datang. Dan, yang terpenting jangan pernah lupa untuk bersyukur. Karena nasib sampean (anda) itu karena Tuhan, bukan hanya karena kemampuan yang kalian punya,” kata Eri.

    Terlebih lagi, ia menyatakan, masih ada tahapan 1 hingga 2 tahun sebelum CPNS itu ditetapkan sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Selama itu pula, pemkot akan melakukan pemantauan kinerja CPNS setahun ke depan.

    Baca juga :  Curanmor Makin Marak di Surabaya, Pemkot Cari Solusi

    “Di situlah anda akan dilihat apakah mampu menjadi PNS atau justru malah bikin salah. Kalau bikin salah, maka bisa dihentikan. Karena itu panjenengan (anda) harus bisa mempertahankan kebaikan-kebaikan sehingga bisa diterima PNS,” pesannya.

    Untuk itu, Eri juga meminta kepada mereka agar tidak mudah mengeluh. Sebab, ia memastikan, mereka akan berhubungan dan bersentuhan langsung dengan masyarakat.

    “Jangan ada yang gampang mengeluh, harus bersyukur karena sudah menjadi CPNS di Pemkot Surabaya. Itulah yang menjadi bentuk komitmen kita,” katanya.

    Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya itu juga mengingatkan kepada para CPNS itu agar mulai sekarang meniatkan hati bekerja sebagai pelayan.

    Karena baginya, mulai dari staf hingga pejabat pemkot adalah seorang pemimpin. Sementara pemimpin dalam ajaran islam adalah sayyid yang berarti pelayan.

    Baca juga :  Pemkot Surabaya Lelang 887 Unit Kendaraan Operasional

    “Jadi mulai hari ini niatkan sampean sebagai pelayan. Karena apa? Masih banyak rakyat kita yang menderita, masih banyak rakyat yang membutuhkan uluran tangan kita,” jelasnya.

    Eri juga meminta para CPNS itu agar dapat menjadi orang yang solutif dan memiliki kemampuan berkomunikasi. Apalagi, mereka akan berhubungan langsung dengan masyarakat. Ia pun mempersilahkan mereka belajar kepada siapapun, baik itu tukang becak maupun tenaga kebersihan.

    “Jangan pernah melihat siapa yang memberikan nasihat. Tapi, dengarkan apakah nasihat yang diberikan itu baik. Artinya, kalau nasihat yang diberikan orang itu baik, ya digawe (dipakai),” katanya.

    Sebelum mulai bertugas ke Perangkat Daerah (PD) terkait, 67 CPNS itu selama 4-5 bulan ke depan dibagi ke tiga PD yang berhubungan dengan anggaran. Lantas, setiap dua minggu sekali selama 5 bulan itu, Eri ingin mereka dikumpulkan dan memberikan pengarahan langsung.

    Baca juga :  Setiap Tahun, Warga Surabaya Digelontor Rp500 M untuk Berobat Gratis

    “Semoga kalian semoga yang masuk hari ini menjadi agen perubahan yang bisa mengubah pemkot menjadi lebih baik lagi untuk melayani dan membahagiakan umat Kota Surabaya,” imbuhnya.

    Di tempat yang sama, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Surabaya, Rachmad Basari menyampaikan, 67 orang yang menerima SK CPNS tersebut berasal dari formasi pada tahun 2021. Dengan rincian, 65 formasi umum, 1 prestasi dan 1 inklusi.

    “Dari jumlah 2.091 pelamar, yang memenuhi syarat sebanyak 1337 orang dengan formasi yang tersedia 68,” kata Basari.

    Ia menyebut, dari jumlah 68 formasi di lingkup Pemkot Surabaya, terisi 67 orang CPNS. Sedangkan 1 formasi tidak terisi adalah radiografer pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bhakti Dharma Husada. “Jadi, satu formasi kosong karena tidak ada pelamar,” sebutnya.

    Basari menambahkan, bahwa TMT atau Terhitung Mulai Tanggal 1 April 2022, SK CPNS formasi 2021 baru diserahkan. Itu lantaran SK tersebut baru diterima pihaknya dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) atau pemerintah pusat.

    Reporter : Wetly

    Sumber : WartaTransparansi.com

    COPYRIGHT © 2022 WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan