Eri Pastikan Pencairan Insentif Kader Surabaya Hebat Sebelum 10 Maret

Eri Pastikan Pencairan Insentif Kader Surabaya Hebat Sebelum 10 Maret
Perncairan dana insentif Kader Surabaya Hebat yang sempat tersendat, akan dibayarkan sebelum 10 Maret 2022. Kepastian itu disampaikan oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

SURABAYA (WartaTransparansi.com) Perncairan dana insentif Kader Surabaya Hebat yang sempat tersendat, akan dibayarkan sebelum 10 Maret 2022. Kepastian itu disampaikan oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

Ia mengakui, keterlambatan pencairan insentif kader telah menjadi perbincangan hangat akhir-akhir ini. Tak hanya itu, isu lain ikut muncul dengan menyebutkan bahwa para kader akan mengundurkan diri.

Menurut Eri, keterlambatan pencairan insentif itu lumrah terjadi di awal tahun. Karena harus menunggu anggaran dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang masuk. Setelah uang hasil dari PAD masuk, bisa dipastikan pemberian insentif di bulan berikutnya bakal berjalan lancar.

“Pencairan insentif Januari – Februari minggu ini, sebelum 10 Maret 2022. Insentifnya Rp 400 ribu. Kan nunggu PAD masuk, awal tahun kan biasa kayak gini (terlambat), nanti setelah dua bulan baru lancar PAD-nya,” katanya, Jumat (4/2/2022).

Menurut Eri, pemberian intensif itu sudah menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya sebagai bentuk apresiasi kepada para kader.

“Karena apresiasi pemkot, mundak dadi (naik dari) Rp25 ribu, terus zaman saya jadi Kepala Bappeko naik lagi jadi Rp50 ribu, terus ada yang Rp100 ribu. Tapi sendiri-sendiri, tergantung dari SK masing-masing kepala dinas. Lek wes dadi kader, gak onok lulusan SD, lulusan SMP (kalau sudah jadi kader, tidak ada yang namanya lulusan SD dan SMP),” jelasnya.

Sementara terkait isu akan mudurnya para kader, Eri sudah mengumpulkan seluruh Kader Surabaya Hebat di Gedung Convention Hall, Jalan Arif Rahman Hakim, pada Rabu (2/3/2022). Di pertemuan itu, Eri banyak mendengar dan menampung keluhan, masukan, hingga soal keterlambatan insentif.

Ditegaskan, tidak ada perbedaan antara kader satu dengan lainnya serta tidak ada kader yang dipecat. Kader yang selama ini telah berkontribusi masih bertugas sebagai anggota, sedangkan tiga orang kader yang masuk di dalam Surat Keputusan (SK) Kader Surabaya Hebat bertugas sebagai koordinatornya.