Adapun kasus aktif covid-19 di Kabupaten Kediri hingga update 28 Februari 2022 mencapai 2.698 kasus. Dari jumlah itu, sebanyak 944 dirawat dan 1.754 melakukan isolasi mandiri baik di rumah masing-masing maupun ditempat isolasi terpadu yang disediakan Pemerintah Kabupaten Kediri.
Sementara itu, untuk menjangkau pelayanan bagi warga yang menjalani isolasi mandiri, Mas Dhito mengaktifkan kembali layanan telemedicine.Telemedicine merupakan layanan medis secara online yang memungkinkan bagi dokter atau tenaga medis memberikan layanan kesehatan kepada pasien.
“Melalui layanan telemedicine ini warga yang menjalani isoman dapat memanfaatkan untuk berkonsultasi dan mendapatkan pendampingan secara online lewat aplikasi WhatsApp” tuturnya.
Terpisah Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kediri Ahmad Khotib mengutarakan, layanan telemedicine ini, Dinkes bekerjasama dengan IDI Kabupaten Kediri dan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Kabupaten Kediri. Pihaknya berharap layanan ini dapat dimanfaatkan secara maksimal bagi masyarakat yang menjalani isolasi mandiri.
Secara detail alur pelayanan telemedicine, lanjut dia, warga melakukan konsultasi kepada dokter pendamping lewat WhatshApp. Kemudian, peresepan obat dilakukan secara online, begitu pula untuk pemantauan dan pemberian panduan. Adapun untuk pengambilan obat dilakukan di puskesmas wilayah setempat.
“Untuk yang isolasi ditempat isoter hariannya konsultasi maupun pendampingan tetap lewat telemedicine, tapi secara berkala dipantau langsung,” pungkasnya. (Abi)