“Jadi, melalui Surabaya LawanCovid, nanti sudah ada nama-nama lansia untuk datang ke balai RW. Kalau tidak bisa datang, kami lakukan door to door,” katanya.
Selanjutnya, Eri menyampaikan bahwa target siap vaksinasi booster untuk lansia yang ber KTP Surabaya adalah sebanyak 80.747 lansia. Pelaksanaan vaksinasi ini juga dilakukan secara bertahap sesuai dengan ketersedian stok vaksin.
“Berdasarkan data vaksin per Jumat 14 Januari 2022, sudah menyasar 15.288 lansia atau sekitar 6,07 persen. Hari ini jenis vaksin Pfizer tinggal 2.000 dosis vaksin dan sudah habis untuk vaksin booster, sedangkan stok yang masih ada adalah jenis vaksin Sinovac untuk vaksin dosis satu dan dua,” jelasnya.
Ini mengaku, untuk saat ini Pemkot Surabaya sedang menunggu kedatangan vaksin booster dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Pusat.
“Artinya ini sudah habis, karena untuk booster hanya bisa jenis vaksin Pfizer, Moderna, Astrazeneca. Untuk vaksin booster, ketersediaan masih menunggu dropping alokasi dari Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat,” jelasnya.
Sedangkan terkait ketersediaan vaksin untuk dosis satu dan dua di Kota Surabaya, kata Eri cukup aman, yakni sebanyak 11.000 dosis vaksin dengan jenis vaksin Sinovac.
“Tapi booster ketiga tidak, kalau hari ini terkirim lagi maka kita bisa lakukan vaksinasi pada hari senin. Sedangkan pelaksanaan vaksin booster untuk masyarakat umum masih menunggu Surat Edaran resmi dan petunjuk teknis dari Kemenkes RI,” tandasnya. **





