Senin, 26 September 2022
27 C
Surabaya
More
    LifeStylePlanet Mars Dan Asteroid Menjadi Misi Utama Ruang Angkasa Di Tahun 2021
    Sejumlah negara selain Amerika Serikat berlomba menaklukan ruang angkasa

    Planet Mars Dan Asteroid Menjadi Misi Utama Ruang Angkasa Di Tahun 2021

    WartaTransparansi.com – Tiga negara telah mengunjungi Planet Merah pada tahun 2021, mengirim pesawat pengorbit, kendaraan pendarat, dan bahkan drone helikopter.

    Uni Emirat Arab berhasil menempatkan pesawat ruang angkasa antarplanet pertamanya, yang disebut Hope, ke orbit pada bulan Februari, untuk mempelajari iklim Mars.

    Penjelajah Zhurong China bahkan berjalan di sekitar permukaan planet sejak Mei, mempelajari geologi lokal dan mencari es air bawah tanah. Dan tentunya tidak ketinggalan penjelajah Perseverance NASA, yang mendarat pada bulan Februari, berkolaborasi dengan helikopter bernama Ingenuity untuk menjelajahi dasar danau kuno dan mengumpulkan batu untuk misi pengiriman masa depan dari Mars ke Bumi.

    Dan ketika semua mata tertuju pada planet Mars, misi lainpun memulai perjalanan untuk mempelajari tempat-tempat yang lebih jauh. Setelah bertahun-tahun penundaan dengan anggaran miliaran dolar, Teleskop Luar Angkasa James Webb akhirnya akan diluncurkan, tidak lebih awal dari 25 Desember, untuk menyelidiki galaksi paling awal di alam semesta.

    Sementara itu, pesawat ruang angkasa juga sedang menuju untuk mengunjungi 11 asteroid di tata surya untuk mencari petunjuk tentang asal usul planet, air dan kehidupan di Bumi, serta cara untuk menjaga planet kita aman dari batuan ruang angkasa yang menyimpang menuju Bumi.


    ilustrasi pesawat ruang angkasa dengan dua bayangan terbuka di kedua sisinya
    Pada bulan Oktober, pesawat ruang angkasa Lucy NASA (ilustrasi) memulai perjalanannya ke asteroid Trojan, yang berbagi orbit mengelilingi matahari dengan Jupiter.GSFC/NASA

    Lucy

    Pesawat ruang angkasa Lucy NASA diluncurkan pada 16 Oktober pada misi pertamanya untuk menjelajahi asteroid Trojan Jupiter, dua kelompok batuan ruang angkasa yang berbagi orbit dengan Jupiter mengelilingi matahari.

    Asteroid ini menempati area yang dikenal sebagai titik Lagrange, di mana tarikan gravitasi Jupiter dan matahari saling menarik satu sama lain. Wilayah ini seperti zona mati kosmik dengan serpihan planet yang berkumpul selama miliaran tahun. Asteroid-asteroid itu dan serpihan-serpihan lainnya bagaikan fosil dari tata surya awal. (Tepatnya, misi itu dinamai dengan Hominid Fossil Lucy.)

    Selama 12 tahun ke depan, Lucy akan membuat lima flybys untuk mengamati tujuh asteroid Trojan, ditambah satu asteroid di sabuk utama antara Mars dan Jupiter untuk ukuran yang baik. Pada akhir misinya, Lucy akan mengunjungi lebih banyak objek dari misi NASA lainnya.


    DART

    Misi berikutnya yang harus dilakukan ialah Uji Pengalihan Asteroid Ganda NASA, atau DART, yang diluncurkan pada 24 November untuk dengan sengaja menabrak asteroid dalam upaya mengubah orbitnya. Tabrakan itu akan menguji teknik untuk membelokkan asteroid berbahaya yang dapat menabrak Bumi di masa depan.

    Tujuan awal DART adalah sepasang asteroid yang disebut Didymos dan Dimorphos. Pada akhir September 2022, DART akan mendarat di Dimorphos dengan kecepatan sekitar 6,6 kilometer per detik, yang diharapkan akan menggeser orbitnya di sekitar Didymos. Para astronom di Bumi dapat mengetahui apakah tes itu berhasil dengan mencari perubahan waktu orbit Dimorphos. Kemudian Badan Antariksa Eropa akan mengirimkan penyelidikan lanjutan yang disebut Hera pada tahun 2024.


    ilustrasi batu ruang angkasa abu-abu dengan dua kawah besar dan sorotan lipatan
    Misi Psyche akan mempelajari asteroid yang kaya logam 16 Psyche (ilustrasi), yang mungkin merupakan inti dari protoplanet yang kehilangan mantel dan keraknya.Maxar, ASU, P. Rubin, JPL-Caltech/NASA

    Psyche

    Terakhir ialah Psyche, yang akan diluncurkan pada Agustus 2022. Pesawat ruang angkasa NASA akan mengunjungi 16 Psyche, sebuah asteroid yang tampaknya hampir seluruhnya terbuat dari logam, mirip seperti protoplanet yang kehilangan mantel luar dan keraknya akibat tabrakan kosmik di masa lalu. Karena para ilmuwan tidak dapat mengirim misi ke inti Bumi, maka perjalanan ke 16 Psyche mungkin menjadi yang paling dekat yang dapat dilakukan daripada melakukan perjalanan ke inti Bumi.

    Psyche akan tiba di tujuannya pada tahun 2026 dan menghabiskan 21 bulan di medan orbit untuk mengukur medan magnet dan komposisi asteroid.

    Tapi ada satu pertanyaan yang muncul, apakah asteroid itu benar-benar inti planet? Jika jawabnya bukan, maka asteroid hanyalah sekedar jenis dunia baru yang belum pernah dikunjungi.

    Reporter : Sabarudin

    Sumber : sciencenews.org

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan