Kejurda Silat Jatim Digelar di Jombang

Kejurda Silat Jatim Digelar di Jombang
Dr H Sholahuddin Fathurrohman SH MSi

Menurut Gus Sholah – sapaan akrabnya, kejurda tahun ini menarik dan berbeda dengan even sebelumnya. Sebab menggandeng pondok pesantren untuk menyukseskan acara, baru pertama kali dilakukan oleh IPSI Jatim. “Kejurda tahun ini ditempatkan di Pondok Pesantren Mambaul Ma’arif, Denanyar, Jombang. Jadi yang punya gawe ini IPSI Jatim, Pemkab Jombang, dan Ponpes Mambaul Ma’arif. Jangan khawatir, fasilitas di sana serasa di hotel dan tidak kalah,” beber wakil ketua IV IPSI Jatim ini.

Kejurda kali ini mempertandingkan15 kelas. Sedikitnya, setiap kontingen di 38 kabupatan/kota di Jatim akan mengirimkan 18 orang atlet. Dan sejauh ini, sudah ada 27 kabupaten/kota yang mendaftar. Sedangkan pertandingan akan digelar selama tiga sesi. Sesi pagi, siang, dan malam. IPSI Jatim merencanakan kejurda tahun ini akan selesai dalam 5 hari.

“Kami berharap partisipasi dari seluruh kontingen. Karena kejurda ini tak akan sukses tanpa keikutsertaan atlet-atlet se-Jatim . Sehingga kami bisa mendapatkan atlet terbaik secara maksimal yang ada di Jatim ,” terang Gus Sholah.

Di samping itu, dia juga memohon restu kepada seluruh elemen masyarakat Jatim, demi kelancaran dan kesuksesan PON 2024. Persiapan yang digaungkan cabang olahraga pencak silat ini, semata-mata untuk meraup medali seperti yang telah ditargetkan KONI Jatim.(sr)