Sabtu, 22 Januari 2022
25 C
Surabaya
More
    OlahragaKejurda Silat Jatim Digelar di Jombang

    Kejurda Silat Jatim Digelar di Jombang

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) –  Kabupaten Jombang bersama Pengprov IPSI Jatim menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) Pencak Silat Jawa Timur yang digelar pada 9 hingga 13 Desember 2021.

    Kejurda pencak silat kali ini merupakan ajang untuk menjaring atlet berbakat usia muda yang disiapkan untuk regenerasi di PON 2024 yang rencananya digelar di Aceh dan Sumatera Utara. Beberapa slot kosong pada Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) Pencak Silat Jatim harus segera diisi.

    Dr H Sholahuddin Fathurrohman SH MSi, ketua pelaksana Kejurda Pencak Silat Jatim 2021 menegaskan bahwa pasca-PON 2021 yang digelar di Papua bulan Oktober lalu, IPSI Jatim serius untuk menyiapkan kader di PON berikutnya. Apalagi, mereka bersama KONI Jatim memasang target medali emas sebanyak mungkin. “Karenanya, IPSI Jatim mengimbau kepada pengurus di kota maupun kabupaten agar turut serta menyukseskan agenda tahunan ini,” jelasnya.

    Baca juga :  Konsentrasi Pemain di Menit Krusial Jadi Catatan Pelatih Persik Kediri

    “Ya walau dengan waktu persiapan yang relatif singkat, tapi alhamdulillah berkat koordinasi dengan seluruh pihak, kejurda yang sudah ditunggu-tunggu oleh teman-teman pengurus kota maupun kabupaten ini siap digelar,” tambah Sholahuddin.

    Menurut Gus Sholah – sapaan akrabnya, kejurda tahun ini menarik dan berbeda dengan even sebelumnya. Sebab menggandeng pondok pesantren untuk menyukseskan acara, baru pertama kali dilakukan oleh IPSI Jatim. “Kejurda tahun ini ditempatkan di Pondok Pesantren Mambaul Ma’arif, Denanyar, Jombang. Jadi yang punya gawe ini IPSI Jatim, Pemkab Jombang, dan Ponpes Mambaul Ma’arif. Jangan khawatir, fasilitas di sana serasa di hotel dan tidak kalah,” beber wakil ketua IV IPSI Jatim ini.

    Baca juga :  Gubernur Khofifah Lepas Mario Suryo Aji Berlaga di Motot3GP Mandalika

    Kejurda kali ini mempertandingkan15 kelas. Sedikitnya, setiap kontingen di 38 kabupatan/kota di Jatim akan mengirimkan 18 orang atlet. Dan sejauh ini, sudah ada 27 kabupaten/kota yang mendaftar. Sedangkan pertandingan akan digelar selama tiga sesi. Sesi pagi, siang, dan malam. IPSI Jatim merencanakan kejurda tahun ini akan selesai dalam 5 hari.

    “Kami berharap partisipasi dari seluruh kontingen. Karena kejurda ini tak akan sukses tanpa keikutsertaan atlet-atlet se-Jatim . Sehingga kami bisa mendapatkan atlet terbaik secara maksimal yang ada di Jatim ,” terang Gus Sholah.

    Di samping itu, dia juga memohon restu kepada seluruh elemen masyarakat Jatim, demi kelancaran dan kesuksesan PON 2024. Persiapan yang digaungkan cabang olahraga pencak silat ini, semata-mata untuk meraup medali seperti yang telah ditargetkan KONI Jatim.(sr)

    Reporter :
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan