Sabtu, 22 Januari 2022
25 C
Surabaya
More
    PendidikanAnugerah Dwija Praja Nugraha Dari PGRI Pusat Untuk Gubernur Khofifah

    Anugerah Dwija Praja Nugraha Dari PGRI Pusat Untuk Gubernur Khofifah

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima anugerah Dwija Praja Nugraha dari Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). 

    Anugerah ini merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan kepada Kepala Daerah yang dianggap memiliki perhatian dan komitmen luar biasa pada dunia pendidikan, guru dan PGRI.

    Penghargaan berupa lencana dan piagam tersebut disematkan dan diberikan langsung oleh Ketua Umum Pengurus Besar PGRI Prof. Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd kepada Gubernur Khofifah saat Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) dan HUT ke-76 PGRI tingkat nasional Tahun 2021 di Convention Hall Grand City Surabaya, Sabtu (4/12).

    Atas penghargaan tersebut, Gubernur Khofifah mengucapkan terimakasih dan apresiasinya kepada seluruh warga Jawa Timur khususnya para guru, tenaga  pendidik dan kependidikan  atas kerja keras dan dedikasinya untuk pendidikan Jatim. 

    Oleh karenanya, ia senantiasa mendoakan agar para guru, pendidik dan tenaga kependidikan  selalu sehat, kuat dan semangat dalam menjalankan tugas mendidik anak bangsa. 

    “Setiap peringatan Hari Guru Nasional, saya tak akan pernah mengawali selain dengan mengucapkan terima kasih atas perjuangan dan dedikasi bapak ibu guru semua. Terima kasih telah membaktikan hidup untuk mendidik dan mencerdaskan anak bangsa, dan tentunya penghargaan ini tentunya juga saya dedikasikan untuk seluruh guru di Jatim,” kata Khofifah.

    Tidak hanya itu, dalam peringatan HUT ke-76 PGRI dan HGN ini Khofifah turut menyampaikan apresiasi bagi para guru, pendidik dan tenaga pendidik yang telah melalui dua tahun pandemi Covid-19 yang telah mengguncang sektor kehidupan termasuk pendidikan. Dimana selama hampir dua tahun pandemi ini, dalam bidang pendidikan, guru dan siswa dipaksa beradaptasi dalam pembelajaran daring atau virtual.

    “Sebagian besar guru mungkin mengalami kesulitan di awal, tetapi berkat kerja keras akhirnya para guru  berhasil beradaptasi. Itu semua karena komitmen dan kesungguhan hati para guru untuk menjaga semangat pendidikan,” katanya.

    Khofifah mengatakan, berbagai upaya dalam bidang pendidikan terus dilakukan Pemprov Jatim. Hal itu tentunya membuahkan hasil berupa prestasi di bidang pendidikan. Diantaranya Jatim berhasil menjadi provinsi yang siswanya terbanyak lolos Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (SBMPTN) dan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tahun ini, baik melalui jalur reguler maupun Kartu Indonesia Pintar (KIP) kuliah.

    Selain prestasi dalam SBMPTN maupun SNMPTN, tahun ini Provinsi Jatim juga berhasil keluar sebagai juara umum Kompetisi Sains Nasional (KSN) 2021. 

    Sebelumnya di tahun 2020, di ajang yang sama, Jatim juga meraih gelar juara umum. KSN Merupakan event yang digelar Pusat Prestasi Nasional (PPN) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan merupakan ajang yang sangat bergengsi bagi dunia pendidikan di Indonesia. 

    Serta adapula Penilian Indeks Kinerja Urusan Pendidikan yang dilaksanakan oleh Kemendagri, dimana Jawa Timur menjadi yang tertinggi di indonesia.

    “Ini artinya bahwa apa yang sudah dilakukan oleh para guru dan para pendidik di Jatim sudah on the right track, pada posisi yang benar. Namun saya berpesan agar jangan pernah lelah berinovasi, terus  meningkatkan improvement karena hari ini sangat dinamis sekali, kita kerja keras pihak lain berlari kencang, kita berlari orang lain melakukan lompatan, kita melompat, orang lain menggunakan Artificial Intelligent,” katanya. (guh)

    Reporter : Teguh Safrianto
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan