MAGETAN (WartaTransparansi.com) – Guna memenuhi ketersediaan air irigasi bagi petani Dinas PUPR bidang SDA membangun dua sumur pompa dalam di dua desa yaitu Desa Kedungguwo Kecamatan Sukomoro dan Desa Duyung Kecamatan Takeran dengan nilai lebih dari 1 milyar yang sekarang sudah pada tahap pengerjaan.
” Saat ini kami membuat dua unit sumur pompa dalam baru guna mengatasi kekeringan di daerah rawan irigasi pada musim kemarau,” ujar Yuli Iswahyudi Kabid SDA Dinas PUPR kepada wartawan Rabu (13/10/2021).
Menurutnya , sesuai pemetaan, dua sumur pompa dalam tersebut dipasang di daerah yang berpotensi terjadi krisis air atau minim irigasi untuk lahan pertanian pada musim kemarau. Pemasangan dua sumur pompa dalam tersebut telah mendasar pada analisis lapangan. Bahwa daerah-daerah tersebut memang membutuhkan sumur dalam, khususnya untuk pertanian.
Kedalaman Sumur Pompa dalam ini nantinya sekitar 150 meter dan dengan kapasitas maksimal dapat mengairi sawah sekitar 35 – 40 hektar lahan pertanian.





