Jawa Timur sebelumnya telah membawa pulang emas lewat beregu putra dan putri pada Minggu (3/10/2021). Pada perorangan, Muhammad Rifqi Fitriadi menyumbangkan satu emas lagi lewat nomor tunggal putra usai membungkam wakil Papua Barat Muhammad Althaf Daifullah Albaihaqi.
Selanjutnya, pasangan ganda putra Christopher Rungkat/David Susanto berhasil mengamankan emas usai mengalahkan Achad Imam Ma’ruf/Tio Juliandi Hutauruk, wakil Papua Barat.
Sementara itu, laga final ganda campuran, mempertemukan “All Jawa Timur” yakni Aldila Sutjiadi/Christopher Rungkat dengan Beatrice Gumulya/Anthony Susanto, sehingga Jawa Timur telah dapat dipastikan memborong tujuh emas cabang olahraga tenis PON Papua.
Cabang olahraga tenis telah bergulir mendahului jadwal resmi PON XX Papua, yang dibuka 2 Oktober dan akan ditutup pada 15 Oktober, dengan laga perdana dimulai pada Minggu (26/9) hingga 7 Oktober.
“Alhamdulillah kami sapu nersih tujuh medali emas, kami sudah memenuhi target yang diberikan KONI Jatim,” tegas kepala pelatih tim tenis Jatim, Irmantara Subagio.
Total tenis Jatim mengoleksi tujuh medali emas dan satu medali perak, prestasi ini lebih baik dibandingkan PON XIX 2016 Jabar di mana saat itu kontingen Jatim membawa pulang 6 medali emas dan satu medali perak. **





