Minggu, 17 Oktober 2021
26 C
Surabaya
More
    OlahragaRoad Race Jatim Kalah Menyakitkan

    Road Race Jatim Kalah Menyakitkan

    MERAUKE (WartaTransparansi.com) – Road race Kontingen Jawa Timur PON XX/2021 Papua, Rabu (6/10/2021) di Sirkuit Freegeeb Waninggap Sai Gau Tak, Distrik Tanah Miring, Merauke, kalah menyakitkan.

    Pada race pertama turun di kelas 150 CC beregu Tommy Salim dan M Adenanta. Mengawali start dari nomor 17 dan 19, kedua pembalap langsung tancap gas dan mampu melakukan lompatan posisi secara signifikan.

    Sayang, melahap tikungan pertama lintasan balap, Adenanta terjatuh setelah bertabrakan dengan pembalap lain. Kondisi start yang masih bergerombol dan saling tekan, entah kenapa tiba-tiba pembalap Sumbar nyelonong menahan laju Adenanta hingga benturan tak terhindarkan.

    Bahkan saking kerasnya benturan, kedua pembalap harus ditandu karena diduga mengalami patah tulang khususnya pembalap dari Sumatera Barat.

    Baca juga :  Gulat Tambah 1 Emas dan 1 Perak

    Jatuhnya Adenanta di awal lap membuat partnernya, Tommy Salim hanya berupaya menyelesaikan 20 lap balapan saja. Karena, menurut aturan, poin dihitung untuk pembalap yang masuk 10 besar lalu dibagi dua, dan nilai tertinggilah yang keluar sebagai juara.

    Berlanjut pada race pertama individu kelas 150 CC usia di bawah 20 tahun, Tim Bermotor Jatim menurunkan pembalap kelas internasional, M Murobbil Vitoni alias Robbi Sakera. Memulai start urutan kelima, pembalap asal Sampang Madura itu bersaing ketat bersama empat pembalap lainnya.

    Tampak di lintasan seolah-olah Robbi dapat kepungan empat pembalap lainnya sehingga beberapa kali ia melepaskan posisi tiga besar. Puncaknya di lap terakhir, Robbi mencuri kesempatan setelah mengetahui pembalap asal DKI Jakarta mengalami kerusakan motor.

    Baca juga :  Pendekar Sarah Monita Bawa Pulang Emas

    Memasuki tikungan terakhir menuju garis finish, Robbi berhasil melewati pembalap DKI nomor urut 14 itu, namun terkesan disengaja, pembalap itu menabrak Robbi dan membuat keduanya terjatuh dalam posisi 3 dan 4. Sehingga pembalap lainnya mengambil posisi ketiga.

    Lanjut ke race kedua individu di atas 20 tahun, Jatim menurunkan nama Gerry Salim yang sukses mengawali pole position. Lagi-lagi pembalap Jawa Timur tak mampu masuk tiga besar, terlihat pembalap paling berpengalaman itu terbebani insiden Robbi Sakera, ditambah kurang familiar dengan kondisi lintasan.

    Ketua IMI Jatim Bambang ‘Kapten’ Haribowo sempat protes keras hingga meneteskan air mata. Ia menyayangkan ada satu kelas balap yang melibatkan Robbi Sakera di atas kertas dapat perunggu, ditabrak pembalap DKI.

    Baca juga :  Putri Jatim Sumbang Perak dan Perunggu Bola 9

    “Insiden Robbi membebani Gerry Salim. Karena Robbi diharapkan dapat medali, gagal oleh insiden tersebut. Padahal Gerry diharapkan meraih medali (emas, red). Gerry terbebani,” katanya usai balapan terakhir.

    Pria yang juga mantan pembalap internasional motocross ini meminta maaf kepada masyarakat Jawa Timur. “Yang pertama, kami minta maaf kepada masyarakat Jawa Timur, tim bermotor road race belum bisa menyumbangkan medali,” ucapnya.

    Tetapi, ia juga mengakui kalau jalannya balapan berlangsung sengit. “Pertandingan berlangsung sangat-sangat fight dan atraktif. Jadi kekalahan itu hal biasa bagi kami,” timpalnya.

    Bambang Kapten tak mau berlarut dalam kepedihan dan kekecewaan meminta para pembalapnya untuk tetap fight. “Harapan medali masih ada di motocross. Target emas sesuai hasil Pra PON lalu, yakni dua emas,” tukasnya. **

    Reporter :
    Penulis : Wetly
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan