Minggu, 17 Oktober 2021
26 C
Surabaya
More
    Jawa TimurMojokertoBea Cukai Ajak Media Berantas Rokok Ilegal

    Bea Cukai Ajak Media Berantas Rokok Ilegal

    MOJOKERTO (WartaTransparansi.com) – Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Mojokerto menggelar sosialisasi cukai rokok hasil tembakau bagi awak media dan Infuencer di Sabha Kridatama Rumah Rakyat Jalan Hayam Wuruk Nomor 50 Kota Mojokerto.

    Upaya dimaksudkan agar awak media turut membantu menyelamatkan uang Negara bersama-sama dendan petugas cukai wilayah Jawa Timur memberantas produk rokok ilegal, Kamis, (19/8/2021)

    Pelaksana Pemeriksa Bea Cukai wilyayah Jawa Timur , Satriyo Herlambang mengatakan, cukai adalah pungutan pajak dari negara untuk rokok yang fungsinya sebagai bentuk pengawasan terhadap sebuah produk rokok ataupun minuman yang beralkohol terkait kadar racun, nikotin, maupun alkohol.

    Disisi lain, keberadaab cukai rokok ini berfungsi sebagai pemasukan pendapatan Negara, yang tidak sedikit nilai nominalnya, ratusan milyar bahkan trilyunan rupiah.
    Namun saat ini, penghasilan Negara dari hasil cukai rokok tersebut menurun drastic. Ini bisa disebabkan imbas dari pandemi covid-19 sehinga banyak konsumen yang berhenti membeli rokok yang legal karena harganya stabil atau konsumen beralih membeli rokok ilegal yang harganya lebih murah, karena penghasilannya menurun.
    Diakui pada musim pandemik seperti saat in, mulai marak produk rokok illegal, baik yang tanpa cukai atau dengan cukai aspal (asli tapi palsu).

    Baca juga :  Pemkab Mojokerto Raih Anugerah APE Madya

    Untuk itu petugas Bea Cukai perlu menggandeng awak media baik cetak, online maupun elektronik (TV dan Radio) ikut serta memberantas peredaran rokok illegal, baik dalam bentuk pemberitaan maupun irformasi.

    Sehingga uang yang harusnya masuk ke Negara dari konsumen rokok, tidak masuk ke kantong pribadi pemilik produk rokok ilegal atau rkok bodong.

    Masih penjelasan petugas Bea Cukai, agar awak media paham tentang produk rokok yang legal dan illegal, pita cukai yang resmi atau palsu, maka perlu sosialisasi untuk mengetahu dan membahami secara jeli. “Jika mengetahui, mencurigai adanya tanda-tanda produk rokok yang illegal, koordinasikan dengan petugas Bea Cukai, dan kita berantas bersama-sama agar Negara tidak dirugikan,”harap Satriyo Herlambang.

    Baca juga :  Ning Ita Ciptakan Produk Sepatu Bagi Wirausaha Baru

    Dijelaskan, setiap bulan selalu ada penindakan, modusnya berbeda-beda, terbanyak dari penyeberangan Madura yang transit ke wilayah kita, tapi di sekitar kita banyak yang transit dari e-commerce, banyak paketan-paketan ekspedisi.

    9
    Petugas Bea Cukai sampai saat ini gencar memerangi peredaran rokok ilegal. Bahkan pada bulan Juli 2021, Bea Cukai memusnahkan belasan juta batang ilegal hasil tangkapan.

    “Awak media berfungsi untuk meredam peredaran rokok ilegal di Indonesia, semoga masyarakat semakin faham bahwa rokok ilegal itu merugikan dan mengurangi pendapatan negara,”tukas Satriyo.

    Secara terpisah, Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) kota Mojokerto Moch. Imron, S.Sos, M.M, mewakili Walikota Mojokerto, menyatakan kegiatan sosialisasi ini bisa terselengara dengan adanya Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau (DBHCT) di Kota Mojokerto.

    Baca juga :  Pemkab Mojokerto Raih Anugerah APE Madya

    “Saya harap kegiatan ini bisa diberitakan agar masyarakat tau ciri-ciri rokok ilegal, ciri-ciri pabrik rokok ilegal dan sama-sama semangat memberantas rokok ilegal karena telah merugikan Negara,” harap Walikota.
    Dijelaskan, selain untuk kegiatan seperti ini, DBHCT juga digunakan untuk biaya pemasangan pamflet gempur rokok ilegal di jalan-jalan, untuk biaya jaminan asuransi kesehatan warga serta aturan yang paling baru adalah untuk pemulihan ekonomi akibat covid-19,” tukas Moch. Imron. ( * )

    Reporter : Gatot Sugianto
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan