Selasa, 26 Oktober 2021
29 C
Surabaya
More
    OlahragaMantan Manajer Timnas Sepakbola Humanis itu Telah Wafat

    Mantan Manajer Timnas Sepakbola Humanis itu Telah Wafat

     

    SURABAYA (WartaTranaparansi.com)Innalillahi wa Inna Ilahi rojiun, telah wafat mantan manajer tim nasional (Timnas) Sepakbola yang humanis dan begitu dekat dengan wartawan juga keluarga besar sepakbola nasional maupun daerah.

    Andi Darussalam Tabusalla biasa dipanggil ADS, wafat pada Senin malam (16/8/2021) pukul 22:35 di Makasar, setelah menjalani perawatan di rumah sakit Wahidin Kota Makasar.

    Almarhum ADS begitu dekat dengan siapa saja, begitu humanis jika sudah komunikasi, bahkan sudah mendarahdaging di dunia olahraga. Pernah menjadi manajer tim nasional (Timnas) PSSI, pernah menjadi Ketua KONI Sulsel, pernah menjadi Ketua Badan Liga Utama. Pernah menjadi pengurus sejumlah cabang olahraga.

    Almarhum ADS, lahir di Surabaya, Jawa Timur, 25 Agustus 1950 – meninggal di Makassar, Sulawesi Selatan, 16 Agustus 2021 pada umur 71 tahun.

    Baca juga :  Lapangan Latihan dan Gizi Pemain Harus Diprioritaskan

    Almarhum ADS dikenal melalui kiprahnya dalam mengelola kompetisi sepakbola pada awal tahu 2000-an. Juga merupakan pengamat sepak bola untuk program-program RCTI Sport pada 1990-an. Di luar dunia olahraga, almarhum ADSj juga pernah dipercaya mengelola perusahaan milik Bob Hasan dan keluarga besar Aburizal Bakrie.

    Almarhum ADS mengawali karier di dunia olahraga sejak tahun 1970 saat terpilih menjadi Wakil Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia Jakarta Raya. Kepiawian dalam komunikasi dan pendekatan Percasi melahirkan pecatur andal di Indonesia seperti GM Utut Adianto dan Edhi Handoko.

    Kecintaannya terhadap dunia olahraga yang membawanya ke dunia sepakbola. Almarhum ADS pernah menjabat sebagai pengurus saat klub Makassar Utama milik Jusuf Kalla. Terutama berkaitan dengan Liga Sepak Bola Utama (Galatama).

    Baca juga :  Lapangan Latihan dan Gizi Pemain Harus Diprioritaskan

    Setelah itu, almarhum ADS melebarkan sayapnya dengan memberikan kontribusi di PSSi Pusat, dan dipercaya menjadi manajer tim Nasional (Timnas) Sepakbola Indonesia.

    Almarhum ADS mengawal Timnas Sepakbola Indonesia tampil di Piala Kemerdekaan 1988 dan putaran final Piala Asia di Tiongkok pada tahun 1990. Selain itu, pernah diberi tanggung jawab memimpin Timnas menghadapi putaran final Piala Asia di Jakarta pada tahun 2007 serta Piala AFF 2010. Pada tahun 2008, terpilih menjadi Ketua Badan Liga Indonesia. Sosoknya yang terbilang senior di dunia sepak bola Indonesia membuat almarhum ADS menjadi penengah atas kisruh dualisme antara PSSI dan KPSI pada tahun 2013 lalu.

    Almarhum ADS juga pernah aktif dan dipercaya menjadi pengurus Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) dan Persatuan Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) serta Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI).

    Baca juga :  Lapangan Latihan dan Gizi Pemain Harus Diprioritaskan

    Andi Darussalam Tabusalla telah meninggalkan dunia olahraga dan dunia sepakbola selamanya, tetapi kenangan ketika masih mengurus Makasar Utama dan PSSI, begitu dekat dengan
    wartawan, ketika membantu mengurusi sejumlah cabang olahraga karena kedekatan dan kepercayaan dengan sejumlah ketua cabor juga menjadi penghubung dengan wartawan.

    Suatu ketika dalam perjalan di Surabaya pada tahun akhir 80-an bersama wartawan diajak sholat di masjid Al-Falah Surabaya, kemudian hampir di sebuah rumah depan masjid Al-Falah yang ternyata rumah masih kecil almarhum ADS, yang saat itu ditempati tantenya.

    Cukup banyak sudah almarhum ADS memberikan kontribusi dalam dunia sepakbola dan dunia olahraga, semoga menjadi catatan amal ibadah di akhirat. Selamat jalan Bang ADS. (JT)

    Reporter :
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber :

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan