Sabtu, 31 Juli 2021
25 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSurabayaProvinsi Jatim Kejar Herd Imunity Pada HUT RI Ke -76

    Provinsi Jatim Kejar Herd Imunity Pada HUT RI Ke -76

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menargetkan 70 persen warga Jawa Timur telah menerima vaksinasi di Bulan Agustus mendatang. Dengan begitu kekebalan komunal atau herd imunity diusahakan dapat segera tercapai.

    “InsyaAllah, 17 Agustus 2021 nanti, tepat 76 tahun Indonesia Merdeka, 70 persen warga Jatim telah menerima vaksinasi setidaknya untuk dosis pertama.  Dengan catatan kebutuhan vaksin terpenuhi. Kita kerja keras untuk percepatan terwujudnya herd imunty agar Pandemi Covid-19 ini segera berakhir dan Indonesia khususnya Jawa Timur bisa segera bangkit. Saya menyebutnya sebagai “Hadiah” Warga Jatim untuk HUT RI,” ungkap Khofifah saat meninjau pelaksanaan vaksinasi di SMA Negeri 5 Kota Surabaya, Rabu (14/7).

    Baca juga :  Sukses Gelar Vaksinasi Massal, Pangkoarmada II Puji Wali Kota Surabaya

    Khofifah hadir didampingi Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Kabinda Jatim Marsma TNI Rudy Iskandar, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wahid Wahyudi, dan Kepala Dinas Kesehatan Herlin Ferliana. Vaksinasi yang dilaksanakan di SMA Negeri 5 Kota Surabaya tersebut menargetkan sebanyak 996 pelajar.  Mulai dari kelas X, XI, dan XII yang terbagi dalam tiga tahap.

    Khofifah memaparkan, untuk mencapai target 70 persen tersebut, Pemprov Jatim bersinergi dengan TNI dan POLRI serta Kejaksaan dan pemerintah kabupaten/ kota terus melakukan percepatan vaksinasi di seluruh lini dan lapisan masyarakat termasuk di kalangan para pelajar. Khofifah secara khusus   meminta kepada seluruh bupati/walikota di 38 kabupaten/kota untuk melakukan hal serupa guna mencapai target tersebut.

    Baca juga :  Eri: Warga yang Masih Menolak Rumah Sehat Bisa Memahami Manfaatnya

    Di sektor swasta, lanjut Khofifah, Pemprov Jatim juga terus mendorong peran kolaboratif dalam memaksimalkan vaksin gotong royong agar diperluas dan dipercepat. Begitu pula ketersediaan vaksin di seluruh kabupaten/kota di Jatim. Karenanya, Khofifah optimis target ini dapat tercapai Agustus mendatang jika kita gotong royong diikuti ketercukupan suplai.

    Terkait kebutuhan vaksin di Jatim, Khofifah mengatakan dengan bertambahnya luasan atau cakupan vaksinasi maka bertambah pula kebutuhan akan jumlah vaksin. Jika sebelumnya kebutuhan vaksin bagi penduduk berusia 18 tahun keatas sekitar 22,9 juta dosis vaksin, maka dengan penambahan anak-anak usia 12-17 tahun kebutuhan vaksin di Jatim bertambah menjadi 28 juta dosis vaksin. (*)

    Reporter : Hidayati Firly
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Editor's Choice

    Jangan Lewatkan