Selasa, 19 Oktober 2021
26 C
Surabaya
More
    NasionalAlhamdulillah! BPOM Izinkan Ivermectin untuk Obat Covid

    Alhamdulillah! BPOM Izinkan Ivermectin untuk Obat Covid

    JAKARTA (WartaTransparansi.com) – Diizinkannya Ivermectin sebagai obat Covid-19 oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan RI (BPOM) mendapatkan sambutan positif dari penyintas Covid-19.

    “Alhamdulillah BPOM sudah mengeluarkan izin Emergency Use Autorization (EUA) kepada ivermectin sebagai terapi covid-19, bersama dengan 7 obat terapi lainnya,” kata Lukman Edy, seorang penyintas Covid-19, Kamis (15/7/2021).

    Ketua Dewan Pakar Indonesia Maju Institut (IMI) ini juga menyambut baik langkah Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir yang mendorong agar Ivermectin dijadikan sebagai produk lokal masal.

    “Alhamdulillah juga ternyata ivermectin diajukan oleh salah satu BUMN Farmasi, yaitu Indofarma, yang atas dorongan sang Menteri BUMN Erick Thohir didorong menjadi produk lokal yang massal, sehingga menjadi obat murah dan mudah di jangkau oleh masyarakat,” ujarnya mengutip rri.co.id.

    Lebih lanjut Lukman yang juga aktivis Nahdatul Ulama (NU) ini menilai, ada obat terapi Covid-19 yang harganya selangit. Untuk itu menurut dia Ivermectin ibarat setetes air di tengah gurun.

    “(Sebab, red) ketika obat terapi Covid-19 yang lain mahalnya audzubillah, muncul Ivermectin yang murah, rencana produksi massal oleh BUMN dengan harga hanya Rp7 ribu,” imbuhnya.

    “Mudah-mudahan Ivermectin menjadi alternatif yang sudah ditakdirkan oleh Allah. Sebuah hadits Riwayat Bukhari, Rasulullah saw. menyampaikan, “Tidaklah Allah menurunkan suatu penyakit, melainkan akan menurunkan pula obat untuk penyakit itu,” lanjutnya.

    Ditekankannya, mimpi semua pihak adalah pandemi Covid-19 ini menjadi endemi. Sama seperti pandemi Flu Spanyol tahun 1918 lalu yang sempat menelan korban jutaan orang.

    “Flu (Spanyol, red) yang kemudian bisa diobati oleh obat yang tersedia luas di masyarakat, murah dan mudah di jangkau. Saat itu kehidupan normal akan kembali kita dapatkan,” tukasnya.

    Sebelumnya, BPOM mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor PW.01.10.3.34.07.21.07 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Distribusi Obat dengan persetujuan Penggunaan Darurat (Emergency Use Authorization).

    Di mana salah satu poin SE tersebut menyatakan bahwa Remdesivir, Favipiravir, Oseltamivir, Immunoglobulin, Ivermectin, Tocilizumab, Azithromycin, dan Dexametason (tunggal) dapat digunakan untuk mendukung penanganan terapi Covid-19. ***

    Reporter :
    Penulis :
    Editor : Wetly
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan