Selasa, 3 Agustus 2021
30 C
Surabaya
More
    OpiniTajukPPKM Darurat, 50 Persen Daerah di Jatim Zona Merah

    PPKM Darurat, 50 Persen Daerah di Jatim Zona Merah

    Oleh : Djoko Tetuko, Pemimpin Redaksi Wartatransparansi

     

    Harus Fokus Teliti Penyebaran Covid dan Menekan Angka Wafat

    Pelaksanaan Pemberlakuan Pembetasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat 3-20 Jawa dan Bali, memasuki hari ke-6, Kamis (8/7/2021) di Provinsi Jawa Timur, justru penyebaran kasus positif semakin massif.

    Jika menjelang penetapan PPKM Darurat, hanya 3 daerah (Kota Madiun, Bondowoso dan Banyuwangi) sesuai pengelolaan data ditetap sebagai zona merah. Itupun pergeseran dari zona merah Bangkalan, Ponorogo dan Ngawi.

    Tetapi data dari Satgas Covid-19 Jatim, Rabu (tanggal 7 Juli 2021) sangat mengagetkan. Dimana ketika penyekatan diperketat, gerakan vaksinasi digencarkan, dan pemantauan di rumah sakit pemerintah dan swasta sebagai rujukan maupun rumah sakit lapangan terus ditambah bed occupancy rate (BOR), tetapi data menunjukkan 18 kabupaten dan kota atau 50 persen daerah di Jatim kini pada posisi zona merah.

    Lebih mengkhawatirkan lagi 20 kabupaten dan kota lain juga dalam keadaan zona oranye, tidak ada lagi zona kuning yang sempat bertahan di Sumenep dan Probolinggo.

    Melihat perkembangan percepatan penyebaran Coronavirus Disease (Covid) sudah menjadi Covid-19, Covid-20, dan Covid Delta, bahkan terdeteksi penyebaran dan penularan Covid Delta, ternyata mempunyai sifat penyebaran begitu cepat dan kilat. Sehingga banyak pasien baru terkonfirmasi terinfeksi Covid dengan berbagai temuan.

    Baca juga :  Merah Putih Berkibar, Indonesia Raya Bergetar, di Olimpiade Tokyo

    Oleh karena itu, mengantisipasi supaya penyebaran Covid tidak terus menerus mengancam masyarakat, maka sekarang perlu dilakukan pendataan lebih detail dari komunitas paling kecil di tingkat desa/kelurahan, RT dan RW.

    Kemudian pada fokus pendataan lebih fokus dengan memilah-milah pasien terinfeksi positif Covid-19, Covid-20 atau Covid Delta. Kemudian melanjutkan dengan menyampaikan kepada masyarakat bahaya dan sifatnya masing-masing Covid. Inilah pekerjaan baru bersamaan dengan gerakan vaksinasi dan tetap patuh menjalan 5M.

    Lebih fokus meneliti pasien terinfeksi positif Covid varian apa? Supaya lebih fokus kemudian ditangani dengan cara seperti apa? Sehingga tidak terjadi lonjakan pengulangan seperti sekarang ini.

    Mengapa? Mengantisipasi Covid dengan upaya pengendalian dan menangani, tetap patuh dengan 5M (memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, mencegah kerumunan serta membatasi kegiatan masyarakat).

    Sebab, terbukti ketika Covid Delta terdeteksi dan masyarakat kurang mengantisipasi dengan membiarkan “budaya 5M” agak kendor, maka melonjakkan pasien terinfeksi positif.

    Baca juga :  Semangat Kibarkan Merah Putih, Semangat Kalahkan Covid-19

    Bahkan, diluar dugaan mengalami kebaikan 1000 persen di Daerah Khusus Ibukota Jakarta dan Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Daerah Istimewa Jogjakarta.

    Data Satgas Covid-19 Jatim tertanggal 7 Juli 2021, 18 kabupaten dan kota zona merah sesuai dengan peta zona Covid-19 Jatim, yaitu; Sidoarjo, Bangkalan, Sampang, Pamekasan, Kota Batu, Kota Malang, Kab Malang, Ngawi, Magetan, Ponorogo, Kab Madiun, Nganjuk, Lamongan, Kab Pasuruan, Lumajang, Bondowoso, Situbondo, dan Banyuwangi.

    Satgas Covid Jatim dengan berbagai upaya maksimal sudah dilakukan Forkopimda dengan motor Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa,
    Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto dan Kapolda Jatim Irjen Pol Afinta, bersama semua pihak terkait, wajib menyampaikan informasi perkembangan penambahan kasus terinfeksi dan zona merah semakin merata karena sebab apa?

    Ingat Jatim sudah tercatat menjadi penyumbang angka pasien wafat 13.601 sumbangsih tertinggi dibanding seluruh provinsi di Jawa termasuk Jateng, Jabar, dan Jakarta.

    Data penyebaran pasien wafat di 38 kabupaten dan kota di Jatim, tertinggi Surabaya dan 37 daerah lain hampir merata. Hanya 4 daerah dibawah 100.
    Sebagaimana data Satgas Covid-19 Jatim, Rabu (Tanggal 7 Juli 2021)

    Baca juga :  Ketua Golkar Jatim “Menggugat”

    1. Kota Surabaya (pasien wafat 1.417)
    2. Kab Blitar (795)
    3. Banyuwangi (762)
    4. Kota Malang (680)
    5. Sidoarjo (646)
    6. Jombang (614)
    7. Jember (546)
    8. Kab Kediri (544)
    9. Ponorogo (543)
    10. Tuban (485)
    11. Trenggalek (461)
    12. Nganjuk (443)
    13. Gresik (376)
    14. Magetan (366)
    15. Bangkalan (363)
    16. Ngawi (363)
    17. Kab Pasuruan (362)
    18. Lumajang (325)
    19. Situbondo (301)
    20. Kab Madiun (278)
    21. Kab Malang (266)
    22. Bondowoso (257)
    23. Kota Madiun (238)
    24. Lamongan (230)
    25. Kota Mojokerto (215)
    26. Kab Probolinggo (214)
    27. Kota Probolinggo (178)
    28. Kota Pasuruan (173)
    29. Kota Kediri (169)
    30. Bojonegoro (159)
    31. Kota Batu (152)
    32. Pamekasan (124)
    33. Kota Blitar (123)
    34. Sumenep (110)
    35. Sampang (90)
    36. Pacitan (84)
    37. Kab (Mojokerto) (79)
    38. Tulungagung (71)

    Reporter :
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber :

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Editor's Choice

    Jangan Lewatkan