Selasa, 21 September 2021
26 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSurabayaProgram Kedaulatan Pangan, Eri Panen 72 Kg Padi di Taman Surya

    Program Kedaulatan Pangan, Eri Panen 72 Kg Padi di Taman Surya

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Pemerintah Kota Surabaya punya program terkait dengan kedaulatan pangan dalam menghadapi pandemi Covid-19. Bukti dari program itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama jajarannya bisa panen padi di Taman Surya Balai Kota Surabaya, Rabu (9/6/2021).

    Eri mengatakan, urban farming ini bertujuan untuk mempertahankan kedaulatan pangan. Dia menyebut, upaya ini penting dilakukan untuk menjaga sustainability ketahanan pangan di Kota Pahlawan. Terutama dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini.

    “Di Taman Surya ini merupakan percontohan, jadi tidak harus punya lahan yang besar untuk bercocok tanam. Lalu yang terpenting adalah sustainable pangan di kota kita terjamin,” katanya.

    Dia menjelaskan, untuk pengembangan budidaya padi pada bak fiber tersebut, bakal terus dikembangkan dan dimasifkan ke seluruh penjuru Kota Surabaya.

    Baca juga :  Moh. Ali Kuncoro Siap Buka Telepon Wartawan 24 Jam

    Sebab, untuk menunggu hasil panennya pun hanya berkisar tiga bulan. Bahkan tidak hanya itu, nantinya, jajaran Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) bakal mengkoordinir warga yang telah bercocok tanam padi untuk dibantu terhubung dengan konsumen.

    “Biasanya warga juga digunakan untuk ketahanan pangan di rumahnya. Untuk yang petani besar dia sudah bisa menjualkan sendiri. Kalau yang saya panen ini estimasi total gabah sekitar 72.3 kilogram. Tiap fibernya itu, rata-rata menghasilkan 4 kilogram gabah dan jumlah fiber sebanyak 18, berjenis varietas dengan ukuran 6 meter persegi,” ujarnya.

    Dari situ lah Eri berharap, ke depan warga yang tidak memiliki lahan yang luas dapat melakukan budidaya tanaman padi. Tidak hanya tanaman padi saja, ia pun juga memaparkan jenisnya sangat beraneka ragam. Mulai dari cabai, tomat hingga selada air dan lainnya.

    Baca juga :  Ketua PMI Jatim H. Imam Utomo S, Permintaan Plasma Konvalesen Nol Persen

    Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), Yuniarto Herlambang menambahkan, apabila masyarakat berminat dipersilahkan datang ke DKPP dengan mengisi form terlebih dahulu, kemudian bisa membawa pulang bibit tersebut.

    “Kalau padi kami gunakan jenis varietas, karena lebih kuat hama dan sesuai dengan lahan yang terbatas. Selain bibit padi juga menyediakan bibit untuk tanaman hidroponik lainnya,” katanya. ***

    Reporter :
    Penulis :
    Editor : Wetly Aljufri
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan