Selasa, 22 Juni 2021
31 C
Surabaya
More
    TajukBendera Setengah Tiang, Shalat Ghaib dan Tahlil untuk para Syuhada KRI Nanggala-402

    Bendera Setengah Tiang, Shalat Ghaib dan Tahlil untuk para Syuhada KRI Nanggala-402

    Oleh : Djoko Tetuko, Pemimpin Redaksi Wartatransparansi

     

    Empat kali takbir pada shalat ghaib (shalat khusus kepada almarhum yang tidak nampak secara langsung karena jarak atau keadaan lain) berkumandang syahdu di masjid dan mushola setelah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama menyerukan seluruh masjid dan mushola si bawah NU melaksanakan shalat ghaib dan tahlil.

    Bahkan tidak jarang setiap doa habis shalat, para imam secara khusus mendoakan syuhada kapal selam KRI Nanggala-402, juga mendoakan keluarga yang ditinggal supaya diberi ketabahan, kekuatan, kesabaran, dan keikhlasan serta selalu konsisten meneruskan perjuangan prajurit syuhada di mana pun.

    Shalat ghaib, doa dan tahlil, untuk syuhada akan membantu memberikan ampunan serta memohon supaya amal baiknya diterima di sisi Allah SWT, karena rahmat dan ridloNya.

    Syekh Nawawi Banten, pada Nihayatuz Zain, Beirut, Darul Fikr, tt, halaman 281). sebagaimana dikutip dari islam.nu.or.id
    ada penjelasan bahwa “Hadiah orang-orang yang masih hidup kepada orang-orang yang telah meninggal dunia adalah doa dan memintakan ampunan kepada Allah (istighfar) kepada mereka,”

    Dalam sebuah riwayat—sebagaimana dikemukakan Syekh Nawawi Al-Bantani— dikatakan bahwa di dalam kubur, orang yang meninggal dunia seperti orang tenggelam yang meminta pertolongan berupa doa. Ia menanti datangnya doa dari anaknya, saudara, atau temannya. Ketika mendapatkan kiriman doa, maka ia lebih sukai daripada diberi dunia dengan seluruh isinya.

    Di Sidoarjo, Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor S.Pi menginstruksikan kepada seluruh warga Sidoarjo mengibarkan bendera setengah tiang, menghormati prajurit syuhada KRI Nanggala-402 (14 awak dari 53 berasal atau bermukim di Sidoarjo).

    Partai Golkar Jawa Timur juga menggelar doa dan Tahlil untuk korban kapal selam KRI Nanggala 402, dipimpin Ustdaz Zaman Suyuthi di Masjid Mujahidin, Kantor Golkar Jalan Ahmad. Yani Surabaya, Senin (26/4/2021) malam.

    Doa bersama dengan membacakan Surat Yasin dan Tahlil juga diikuti oleh para Ketua Golkar kabupaten/kota se Jawa Timur dan kader partai di kantornya masing masing dan disiarkan secara live, streaming.

    Sebelum doa dimulai diawali dengan sambutan Sekjen Partai Golkar Letjen TNI (Purn) Lodewijk F Paulus, mewakili Ketua Umum Airlangga Hartarto yang berhalangan hadir secara langsung.

    Ketua Golkar Jatim M. Sarmuji juga menyatakan bahwa warga Golkar Jatim berduka sangat mendalam atas gugurnya para syuhada KRI Nanggala-402.

    Inilah doa nusantara dari seluruh anak bangsa untuk para prajurit syuhada kapal selam KRI Nanggala-402, insyaAllah akan menjadi ketenangan dalam kehidupan penantian di alam barzah (alam penantian setelah wafat menunggu hari kebangkitan).

    53 prajurit syuhada KRI Nanggala-403, insyaAllah hidup lebih tenang dan lebih dengan kedamaian, karena takdir memastikan sebagai syuhada, sebagai pejuang di lautan hingga akhir hayat.

    Reporter :
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber :

    Berita Menarik Lainya

    Terkini

    Jangan Lewatkan