Kamis, 23 September 2021
26 C
Surabaya
More
    OlahragaKONI Jatim Vaksinasi Atlet Puslatda

    KONI Jatim Vaksinasi Atlet Puslatda

    Surabaya (Wartatransparasi.com) – KONI Jawa Timur memberikan vaksinasi kepada 1.300 atlet, pelatih, dan staf pendukung yang tergabung dalam pemusatan latihan daerah (puslatda) Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua, Oktober 2021. Namun karena keterbatasan dosis vaksin, maka vaksinasi ini dilakukan dalam beberapa periode.

    Gelombang pertama yang terdiri dari 700 orang atlet, divaksinasi di Kantor Gubernur Jatim selama dua hari mulai Senin (8/3/21) hingga Selasa (9/3/21). Sedangkan gelombang kedua diharapkan bisa dilakukan paling lambat April atau Mei 2021 nanti. Pada gelombang pertama ini, ada 360 atlet dari 30 cabang olahraga yang menjalani vaksinasi. Sedangkan Selasa (9/3) ada 340 atlet yang akan menjalani vaksinasi.

    Baca juga :  Raih 136 Emas, Target Minimal Tim PON Jatim

    “Melalui vaksinasi ini kami berharap keselamatan dan kenyamanan atlet makin terjamin. Sehingga mereka bisa berlatih dengan tenang. Keluarga yang menunggu di rumah pun tenang. Terima kasih kepada Bu Gubernur yang memfasilitasi atlet Jatim untuk divaksinasi,” ucap Satgas Covid-19 KONI Jatim dr Wardi Azhari Siagian.

    Meski sudah mendapatkan vaksin, bukan berarti atlet bisa abai dan lalai. Sebab pandemi Covid-19 ini belum sepenuhnya berakhir. “Sesuai dengan anjuran pemerintah, setelah divaksinasi pun wajib hukumnya untuk menerapkan protokol kesehatan,” imbuh pria yang juga Wakil Sekretaris KONI Jatim ini.

    Megawati Hangestri Pertiwi menjadi salah satu atlet yang divaksinasi di periode pertama ini. Pemain voli putri Jatim itu menilai vaksin akan membuatnya lebih terlindungi sekaligus mengurangi rasa kekhawatiran saat akan bertanding. Meski demikian, pemain tim putri Bank Jatim itu mengimbau rekan-rekannya agar tetap menaati protokol kesehatan.

    Baca juga :  Sirkuit Freegeeb Merauke Siap untuk Pebalap PON XX Papua 2021

    “Setelah vaksinasi ini kami berharap bisa melakukan try out atau uji tanding. PON Papua sudah makin dekat. Selama ini kami hanya berlatih dengan rekan sendiri. Kami berharap bisa melawan tim luar untuk mengukur hasil latihan kami selama ini. Sebab dengan adanya pertandingan akan membuat kami makin kompak dan solid,” terang Mega, sapaannya.

    Setelah semuanya divaksinasi, KONI Jatim berharap bisa memberangkatkan atlet penghuni Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) ke berbagai daerah atau luar negeri untuk menjalani try out atau uji coba.

    Menurut dr. Wardi, vaksinasi ini membuka peluang kepada kontingen Jatim untuk beruji coba dengan tim atau atlet luar. Ia menyadari bahwa uji tanding sangat penting untuk atlet dan tim. Apalagi bagi mereka yang berasal dari cabang olahraga permainan. Ketiadaan uji tanding justru membuat mereka kurang berkembang.(sr)

    Reporter :
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber : Wartatransparansi.com

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan