Rabu, 22 September 2021
33 C
Surabaya
More
    Pojok TransparansiCatatan Akhir Tahun: Olimpiade, Piala Eropa PON, Piala Dunia U-20, Tertunda

    Catatan Akhir Tahun: Olimpiade, Piala Eropa PON, Piala Dunia U-20, Tertunda

    Tahun 2020 menjadi catatan terburuk dalam sejarah olahraga dunia maupun nasional. Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) membuat perhelatan olahraga dengan potensi kerukunan massa tertunda. Olimpiade Tokyo, Piala Dunia U-20, Euro (Piala Eropa), PON Papua, juga Kompetisi Shoppe Liga 1 berhenti tanpa kepastian.

    Kejuaraan olahraga perorangan masih berlangsung dengan diwarnai pemecahan rokor dan kejutan. Tetapi agenda olahraga perorangan dengan melibatkan negara banyak terhenti karena takut pandemi.

    Event-event bersejarah nan kolosal seperti Wimbledon, Maraton Boston, dan event lain bahkan sama sekali tidak bisa digelar.

    Keputusan akhir tentang apakah Olimpiade akan berlangsung atau tidak, akan dilakukan Pemerintah Jepang pada sekitar bulan Maret 2021.
    Keterlambatan dalam pengembangan vaksin, jadi keprihatinan di Jepang. Namun jika vaksin bisa cepat ditemukan dan diaplikasikan kepada rakyat Jepang, maka 100 persen Olimpiade dapat diselenggarakan.

    Jika penangguhan Olimpiade tidak dapat dihindari, kemungkinan besar perdana menteri Jepang akan melakukan dua hal.

    Pertama, pembubaran majelis rendah sebelum keputusan atau pemilihan umum setelah pengunduran diri kabinet (hal ini telah dibahas dalam pemerintahan dan partai yang berkuasa).

    “Saya pikir kemungkinan akan ada pembubaran dalam tahun ini, untuk mengantisipasi bahaya dari acara tersebut,” demikian salah satu pengalaman para menteri.

    Ada pendapat jika Olimpiade dibatalkan, kekuatan administrasi khususnya yang dipegang Partai Liberal (LDP) dapat dipertahankan.

    Baca juga :  FlyDoc, Ambulance Terbang Indonesia

    Di sisi lain, pejabat pemerintah mengatakan, “Jika Olimpiade tidak dapat diselenggarakan, lebih baik untuk mundur dari kabinet.”

    Penyelenggaraan Olimpiade 2020 di Tokyo, Jepang, memang telah dipastikan bakal ditunda. Keputusan ini telah diumumkan secara resmi oleh Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, pada Selasa 24 Maret 2020. Penundaan akan berlangsung selama setahun sehingga baru akan berlangsung pada 2021.

    Sementara itu, Piala Eropa 2020 ditunda selama setahun (11 Juni sampai 11 Juli 2021) dengan harapan semua kompetisi domestik dapat selesai tepat waktu. 2. Semua kompetisi dan pertandingan UEFA, termasuk laga persahabatan klub dan tim nasional, baik pria maupun wanita telah ditunda hingga pemberitahuan lebih lanjut.17 Mar 2020

    Kabar terbaru FIFA secara resmi menunda Piala Dunia U-20 2021 hingga tahun 2023. … Pasalnya, sejak awal timnas U-19 Indonesia memang disiapkan untuk menyambut Piala Dunia U-20 2021. Penundaan dilakukan dua tahun dan kondisi itu membuat beberapa pemain tidak bisa berpartisipasi karena ada batasan usia.

    Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali membeberkan alasan pemilihan Oktober 2021 sebagai jadwal baru Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 Papua.

    PON Papua sejatinya akan bergulir 20 Oktober sampai 2 November 2020. Namun, muncul masukan dan saran dari sejumlah elemen stakeholder olahraga untuk menunda perhelatan tersebut.

    Baca juga :  FlyDoc, Ambulance Terbang Indonesia

    Hal itu tidak lepas dari wabah virus corona yang kian meluas di Indonesia. Pandemi COVID-19 ini pun ikut mempengaruhi persiapan PON 2020.

    Pecahkan Rekor

    Masa pandemi Covid-19, ternyata tidak mengurangi semangat pembalap dan atlet memecahkan rekor dunia, terbukti

    Pada tanggal 15 November 2220, Lewis Hamilton menciptakan tonggak sejarah ketika menyamai atau memecahkan rekor catatan Michael Schumacher tujuh kali juara dunia Formula 1. Dia memastikan pencapaian ini setelah memenangkan Grand Prix Turki.

    Pada tanggal yang sama, Dustin Johnson menjadi pegolf peringkat satu dunia yang pertama yang memenangkan jaket hijau sejak Tiger Woods pada 2002.

    Para jawara olahraga di tahun Corona;

    (12/9/2020) :Naomi Osaka menjuarai turnamen Grand Slam AS Terbuka.

    (20/9/2020) : Tadej Pogacar menjuarai Tour de France 2020, sedangkan Movistar Team menjuarai klasifikasi tim.

    (6/10/2020) : Los Angeles Lakers untuk pertama kali dalam 10 tahun terakhir menjuarai NBA yang total merupakan ke-17 kalinya, sedangkan LeBron James menjadi pebasket keempat dalam sejarah NBA yang juara NBA bersama tiga tim berbeda.

    (11/10/2020) : Rafael Nadal juara Prancis Terbuka, setelah membungkam Novak Djokovic pada babak final Ronald Garros. Kemenangan ini semakin membuat mustahil petenis-petenis masa depan menyamai rekornya dalam Prancis Terbuka setelah merengkuh mahkota Grand Slam lapangan tanah liat ini untuk ke-13 kalinya dan sekaligus menandingi pencapaian Roger Federer 20 kali menjuarai turnamen Grand Slam.

    Baca juga :  FlyDoc, Ambulance Terbang Indonesia

    (24/10/2020) : Khabib Nurmagomedov,
    juara kelas ringan UFC meng-KO Justin Gaethje pada ronde kedua. Dia menyebut pertarungan pertama sejak ayahnya meninggal.

    (15/11/2020) : Lewis Hamilton menciptakan tonggak sejarah ketika menyamai catatan Michael Schumacher tujuh kali juara dunia Formula 1, di Grand Prix Turki.

    (15/11/2020) : Dustin Johnson menjadi pegolf peringkat satu dunia yang pertama yang memenangkan jaket hijau sejak Tiger Woods pada 2002.

    (19/12/2020) : Ulsan Hyundai untuk kedua kalinya setelah 2012 menjuarai Liga Champions Asia setelah menaklukkan Persepolis dalam final di stadion yang akan menjadi salah satu venue Piala Dunia 2022, Stadion Al Janoub di Doha, Qatar.

    Legenda Sepak Bola Wafat

    (25/11/2020) : Dunia dikejutkan legenda sepak bola “Tangan Tuhan” Diego Armando Maradona wafat dalam usia 60 tahun di pinggiran kota Buenos Aires karena serangan jantung.

    (9/12/2020) : Bintang sepak bola Itali, Paolo Rossi meninggal dunia, akibat kanker paru-paru. Mantan striker Tim Nasional (Timnas) Italia pada Piala Dunia 1982 itu wafat pada usia 64 tahun.

    Di tanah air striker
    legendaris timnas Indonesia, Ricky Yacob, meninggal dunia, di Rumah Sakit Mintoharjo, Sabtu (21/11/2020).

    Catatan akhir tahun ini akan menjadi sejarah sepanjang masa, karena baru kali pertama masa pandemi Covid-19 di zaman modern dan serba digital. Seluruh dunia menyerah tanpa mampu berbuat apa-apa, keculai lockdown atau Pembatasan Sosial Berskala Besar. Buka tutup negara dan perbatasan seperti perang. (Djoko Tetuko dari berbagai sumber)

    Reporter :
    Penulis : Djoko Tetuko
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan