SURABAYA (Wartatransparansi.com)  – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membuka INAPRO EXPO 2020 yang berlangsung selama 4 hari mulai 19 – 22 November di Surabaya, Kamis (19/11/2020).

Kegiatan ini digelar dalam rangka mendukung gerakan nasional bangga buatan Indonesia dan pemulihan ekonomi nasional.

Pameran ini merupakan ajang yang menarik untuk semakin meningkatkan edukasi kepada masyarakat mengenai produk lokal, mempercepat pemulihan ekonomi nasional khususnya Jatim. “Energi yang bisa membangun ekonomi untuk tumbuh dan bangkit terus dilakukan dengan berbagai penguatan dan sinergitas,” ujar Khofifah

Terkait bangga buatan Indonesia, Khofifah menambahkan Presiden memberikan amanat kepada seluruh pemerintah pusat maupun daerah seluruh program yang nilai nya dibawah Rp 2,5 Miliar diwajibkan untuk menyerap produk usaha mikro. Diatas Rp 2,5 M Presiden memberikan mandat kepada tim Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (PBJP) pusat maupun daerah supaya menyerap produk usaha kecil dan menengah.

Selain kegiatan pameran UMKM, Khofifah juga melakukan pelepasan ekspor Coffe Arabica Washed Grade 1 ke Jepang. Selain itu ekspor kerupuk udang oleh PT Sekar Laut Tbk ke Belanda yang ditandai dengan memecahkan kendil.

Pameran yang diinisiasi oleh Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Jatim yang diikuti kurang lebih 133 stand yang terdiri dari Organisasi Peringkat Daerah (OPD) Pemprov Jatim dan Kabupaten – Kota seluruh Jatim, BUMN/BUMD, Asosiasi, Pelaku usaha , E – Commerce dan masih banyak lainnya.

“INAPRO EXPO 2020 merupakan pameran edisi pertama Kadin Jawa Timur yang bertujuan untuk Mendukung konsep Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI), yang diresmikan oleh Bapak Presiden Joko Widodo, Kegiatan pameran ini diharapkan dapat memberikan dampak sentimentpositif dalam rangka memperkuat potensi ekonomi domestic, Mendorong konsumsi masyarakat khususnya terhadap produk-produk lokal” ujar Ketua KADIN Jatim Adik Dwi Putranto.

Adik mengatakan KADIN Indonesia menilai ada harapan dan tanda-tanda pemulihan ekonomi. Menurutnya neraca perdagangan Indonesia pada Oktober 2020 surplus sebesar 3,61 milyar dollar. (min)