MAGETAN (WartaTransparansi.com) – Latihan Mission Oriented Training (MOT) TNI Angkatan Udara akan dilaksanakan di Lanud Iswahjudi segera dimulai, sejumlah personel yang terlibat latihan gabungan mulai berdatangan hari ini, Sabtu (17/10/2020) menggunakan sejumlah pesawat TNI AU baik pesawat tempur maupun pesawat angkut.

Kepala Penerangan Lanud Iswahjudi Magetan Letkol Sus Filfadri mengatakan sebelum mengikuti latihan, seluruh personel diwajibkan mengikuti protokol kesehatan Covid-19. “seluruh personel dan barang-barang serta peralatan latihan yang dibawa menjalani screening, “ungkap Letkol Sus Filfadri.

Secrening dilakukan sesaat setelah turun dari pesawat.
Screening terhadap personel dilakukan dengan pengecekan suhu tubuh dan menjalani Rapid Test Antigen/Swab Antigen Spesimen dari swab antigen dibawa petugas dan diperiksa di laboratorium RSAU Dr. Efram Harsana, Lanud Iswahjudi.

Sementara untuk barang dan peralatan latihan di screening dengan melakukan penyemprotan cairan Disinfektan oleh petugas rumah sakit.

Dijelaskan bagi personel hasil Swab Antigennya negatif langsung melanjutkan kegiatan latihan, namun apabila ada hasil yang positif, personel yang bersangkutan langsung di karantina dan dilakukan Swab PCR.

Pelaksanaan protokol kesehatan terkait Covid-19 ini menjadi salah satu perhatian pimpinan TNI Angkatan Udara selama latihan MOT ini berlangsung. Seluruh personel yang terlibat latihan diwajibkan menjalani screening dan mematuhi seluruh protokol kesehatan, guna memastikan yang bersangkutan tidak tertular dan tidak menularkan virus Corona selama latihan berlangsung.

Latihan Mission Oriented Training (MOT) tahun 2020 di Lanud Iswahjudi yang akan dimulai besok, Minggu (18/10/2020) merupakan latihan yang melibatkan banyak jenis pesawat TNI Angkatan Udara dengan berbagai platform.

Selain melibatkan alutsista yang begitu besar, pada latihan ini juga melibatkan lebih dari 700 personel, baik personel penerbang, teknisi/ground crew, Pasukan Khas TNI Angkatan Udara dan personel Ground Control Interception (GCI), Ground Forward Air Controller (GFAC), serta sejumlah personel pendukung operasional penerbangan lainnya.

Latihan yang mengerahkan begitu besar kekuatan TNI Angkatan Udara tersebut, diharapkan mampu mencapai hasil yang optimal, sesuai dengan tujuan latihan yang telah ditetapkan.Dari sejumlah tujuan latihan yang diharapkan, ada tiga tujuan utama pelaksanaan latihan MOT ini diselenggarakan.

Pertama adalah memberikan pengalaman dan meningkatkan pengetahuan personel dalam melaksanakan operasi udara dengan memadukan berbagai jenis platform pesawat yang berbeda.Kedua adalah meningkatkan kemampuan dalam memahami konsiderasi, Threat dan Aset dalam merencanakan dan melaksanakan suatu misi operasi udara.

Sedangkan tujuan ketiga adalah meningkatkan koordinasi dan kerjasama antara personel penerbang yang memiliki perbedaan platform, personel Ground Control Interception (GCI) maupun Ground Forward Air Controller (GFAC).

Latihan ini direncanakan akan berlangsung selama 10 hari dengan wilayah latihan di training area Lanud Iswahjudi, Magetan dan Training Area Lanud Abdulrahman Saleh, Malang, Jawa Timur. (rud/sal)