Minggu, 21 Juli 2024
23 C
Surabaya
More
    JakartaIPW Apresiasi Polda Jatim Bubarkan KAMI

    IPW Apresiasi Polda Jatim Bubarkan KAMI

    Surabaya (Wartatransparansi.com) – Ketua Indo Police Watch Neta S Pane menilai tindakan tegas Polda Jatim yang membubarkan acara KAMI di Surabaya, kemarin patut diapresiasi semua pihak.

    Apa yabg dilakukan aparat Polda Jatim itu adalah demi keamanan semua pihak dan demi kepentingan stabilitas Kamtibmas yang kondusif bagi kota Surabaya khususnya dan Jawa Timur umumnya.

    Ind Police Watch (IPW) menyebut, dalam situasi seperti sekarang ini dimana krisis berkecamuk akibat virus Covid 19 yang tidak berkesudahan konflik dapat dengan mudah terpicuh, sehingga sekecil apa pun potensi konflik harus dihindari, tandas Neta saat dihubungi melalui telepon.

    Sebab itu sangat wajar aparatur Polda Jatim membubarkan acara KAMI. Tindakan tegas, cepat dan antisipatif Polda Jatim ini patut diacungi jempol.

    Baca juga :  Menko Muhadjir : Ibu dan Anak-anak Tentukan Masa Depan Indonesia

    Jika Polda Jatim terlambat bertindak tentu dikhawatirkan ada masalah yang akan berbuntut pajang karena kelompok KAMI dan massa non KAMI sudah siap saling berhadap hadapan dan situasi kian panas, tandasnya.

    Bercermin dari kasus ini KAMI perlu mengevaluasi berbagai kegiatan dan manuver manuver politiknya, terutama di daerah rawan konflik. Bagaimana pun jika KAMI memaksakan diri dan terjadi bentrokan massa, kelompok KAMI juga yang akan rugi.

    Neta S Pane mengatakan, nama nama besar dan tokoh tokoh terkenal di balik KAMI, apalagi turut hadir dalam acara yang diwarnai bentrokan itu tentu akan merugikan citra mereka. Bukan mustahil mereka akan dicibir publik dan dianggap tidak punya wibawa dan kharisma di masyarakat.

    Baca juga :  Keputusan Dewan Kehormatan Ilegal, Hendry Ch Bangun : Saya Tetap Ketum PWI Pusat

    Bagaimana pun kasus di Surabaya ini perlu menjadi warning buat KAMI agar lebih memperhitungkan situasi jika ingin menggelar kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan massa yang bisa menimbulkan konflik di masa pandemi Covid 19. ucap Neta S Pane. (min)

    Reporter : Amin Istighfarin

    Sumber : WartaTransparansi.com

    COPYRIGHT © 2020 WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan