Selasa, 23 Juli 2024
24 C
Surabaya
More
    Jawa TimurBanyuwangiSoal Liputan Wartawan, FKW Mahkota Kecam Tebang Pilih KPUD Banyuwangi 

    Soal Liputan Wartawan, FKW Mahkota Kecam Tebang Pilih KPUD Banyuwangi 

    BANYUWANG (WartaTransparansi.com) – Prahara pembatasan peliputan pada acara pengambilan nomer urut pasangan calon oleh KPU kepada beberapa awak media menjadi polemik.

    Hal semacam ini seharusnya tidak boleh terjadi, di karenakan jurnalis wajib meliput rangkaian pilkada yang menjadi moment penting pesta 5 tahunan yang harus dipublikasikan di khalayak luas.

    Dalam hal ini, salah satu wartawan senior yang juga sebagai penasehat forum komunikasi wartawan Majalah, koran, on line, dan tabloid (FKW – MAHKOTA) Banyuwangi H. Imam Ashari saat di wawancarai terkait permasalahan pembatasan peliputan Sabtu (26/9/2020) dirinya menyayangkan sekali adanya pembatasan peliputan kepada awak media.

    Masih kata imam dirinya mengakui wartawan itu sudah di lindungi oleh Undang Undang (UU) pers nomor 40 tahun 1999 kalau ada pembatasan seperti ini pihak terkait seperti KPU berarti sudah menentang UU pers yang sudah di tentukan.

    Baca juga :  Kantor Imigrasi Banyuwangi Kini Berdiri Mandiri, Bupati Ipuk: Semakin Memudahkan Warga

    Seharusnya hal semacam ini tidak boleh terjadi karena ini sudah mengrenggut hak – hak jurnalis. Dan saya minta pimpinan KPU harus meminta maaf kepada awak media seluruh Banyuwangi yang telah di batasi peliputannya,” kata imam.

    Melanjutkan kata Imam seandainya KPU tidak mau meminta maaf kepada jurnalis yang di batasi peliputanya. Dirinya bersama FKW Mahkota akan mengerahkan para jurnalis untuk berdemo di depan KPU  atau meminta hearing di DPRD Banyuwangi agar pihak KPU harus bisa menjelaskan kenapa ada batasan batasan antara media yang satu dan lainnya.

    Saya anggap kejadian seperti ini sudah tebang pilih dan mengkotak – kotak insan pers yang ada di Banyuwangi,” pungkas imam. (Yin).

    Reporter : Nur Muzayyin

    Sumber : WartaTransparansi.com

    COPYRIGHT © 2020 WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan